Enam Bulan 100 Sekolah Rakyat Berdiri, Prabowo Sebut Kerja Kabinet Tak Kenal Libur

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian pembangunan Sekolah Rakyat yang berhasil berdiri di 100 titik hanya dalam waktu enam bulan sejak gagasan itu pertama kali dicetuskan.
Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras lintas kementerian.
“Saya ucapkan terima kasih kepada tim lintas kementerian yang berhasil merencanakan, mendirikan, dan mengoperasikan Sekolah Rakyat sampai hari ini. 100 sekolah, terus terang saja ini di luar harapan saya,” ujarnya.
Prabowo mengisahkan bahwa ide Sekolah Rakyat ia lontarkan pada Februari lalu.
Saat itu, para menteri memperkirakan sekolah pertama baru bisa beroperasi pada Juli 2025.
Namun, dengan berbagai tantangan mulai dari penyusunan anggaran, penyediaan gedung, perekrutan guru hingga penerimaan siswa, ia sempat mengira realisasi penuh baru mungkin terwujud pada Juli 2026.
“Tapi inilah Kabinet Merah Putih. Begitu dapat tugas, ya itu tadi, tidak ada hari Minggu, tidak ada hari libur, tidak ada jam kerja. Semua bekerja,” kata Prabowo.
Kecepatan pembangunan yang melampaui ekspektasi membuatnya terkesan.
Menteri Sosial melaporkan 100 sekolah sudah beroperasi pada Juli 2025, dan jumlah tersebut akan bertambah menjadi 165 sekolah pada September 2025.
“Luar biasa. Karena itu, saya harus ucapkan terima kasih sekali lagi kepada para menteri, Menko, semuanya yang bekerja keras saling bantu supaya berdiri 165 Sekolah Rakyat,” ucapnya.
Baca Juga: Mentan Pastikan Operasi Pasar Beras Tetap Jalan Meski Pedagang Mengeluh Omzet Turun
Prabowo menyebut target berikutnya adalah mencapai 200 sekolah pada tahun depan.
Ia menekankan program ini bukan sekadar pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga bagian dari strategi nasional menghapus kemiskinan absolut di Indonesia.
“Ini adalah ikhtiar kita untuk mengubah nasib rakyat yang belum kuat ekonominya. Saya ajak seluruh menteri bekerja keras agar kemiskinan absolut bisa kita hilangkan,” tegasnya.
Sekolah Rakyat sendiri dirancang sebagai sekolah berasrama gratis yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Selain pendidikan, siswa juga mendapatkan layanan kesehatan, makanan bergizi, jaminan sosial, hingga dukungan koperasi desa dan program perumahan rakyat.
Dengan demikian, sekolah ini menjadi model pengentasan kemiskinan terpadu.
Hingga saat ini, 100 Sekolah Rakyat telah tersebar di berbagai provinsi.
Di Pulau Jawa misalnya, Jawa Timur memiliki jumlah terbanyak dengan 19 sekolah, disusul Jawa Barat 13 sekolah, dan Jawa Tengah 9 sekolah.
Sementara di luar Jawa, Sulawesi Selatan berdiri 8 sekolah, Papua 3 sekolah, dan Aceh juga 3 sekolah. Penyebarannya meluas hingga Maluku, Bali, Nusa Tenggara, hingga Kalimantan.
Baca Juga: Kuasa Hukum Korban Kecam Dinas Pendidikan Kota Tangerang: Terduga Pelaku Justru Diberi Posisi Baru
Kementerian Sosial mencatat bahwa pada tahun ajaran 2025/2026, total 165 Sekolah Rakyat akan beroperasi dengan kapasitas hampir 16 ribu siswa.
Operasionalnya akan ditopang lebih dari 2.400 guru dan lebih dari 4.400 tenaga pendidik.
Bagi Prabowo, pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata bahwa kerja kolektif bisa mewujudkan perubahan lebih cepat dari perkiraan.
“Hasilnya 100 sekolah. Sebentar lagi 165. Kita harapkan tahun depan 200 sekolah,” kata Presiden.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









