Banten

Tangis Iringi Kepergian Suryadharma Ali, Tokoh Penting di Dunia Politik dan Keagamaan

Moehamad Dheny Permana | 31 Juli 2025, 21:55 WIB
Tangis Iringi Kepergian Suryadharma Ali, Tokoh Penting di Dunia Politik dan Keagamaan

Akurat Banten - Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhum Suryadharma Ali, mantan Menteri Agama Republik Indonesia, yang wafat pada Kamis, 31 Juli 2025 dini hari.

Sejak pagi, kediamannya di Jalan Cipinang Cempedak I, Jakarta Timur, dipadati keluarga, kerabat, dan tokoh masyarakat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Tangis dan doa menggema di rumah duka. Istri almarhum, Wardhatul Asriah, terlihat terpukul atas kepergian sang suami.

Dalam suasana yang penuh duka itu, ia tak kuasa membendung air matanya.

“Ia bukan hanya suami, tapi juga sahabat hidup saya yang paling kuat,” ujar Wardhatul .

Suryadharma Ali menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta, sekitar pukul 04.18 WIB.

Menurut keterangan keluarga, beliau sempat menjalani perawatan intensif sebelum akhirnya berpulang ke Rahmatullah.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk mereka yang pernah bekerja sama dengannya selama menjabat sebagai Menteri Agama pada periode 2009-2014.

Baca Juga: Sambut HUT RI, Warga Tangerang Bisa Nikmati Diskon Pajak Tanpa Ribet Sepanjang Agustus

Di rumah duka, jenazah almarhum disemayamkan sebelum dimandikan dan dishalatkan.

Keluarga diberi waktu untuk melihat wajah almarhum untuk terakhir kalinya. Momen ini menjadi saat paling emosional, terutama bagi sang istri yang terus mendekap tangan suaminya sembari berbisik pelan.

“Bapak adalah sosok yang tegas namun penuh kasih sayang. Kami kehilangan panutan,” ucap salah satu anak almarhum.

Sejumlah tokoh nasional juga tampak hadir memberikan penghormatan.

Mereka mengenang Suryadharma sebagai sosok pemimpin yang gigih memperjuangkan nilai-nilai keagamaan dan toleransi di Indonesia.

“Beliau adalah pribadi yang santun, mampu menjembatani berbagai perbedaan di tengah masyarakat,” ujar seorang kolega politiknya.

Rangkaian doa dan tahlil terus bergema dari para pelayat yang datang silih berganti.

Tidak sedikit yang mengaku terinspirasi oleh kiprah Suryadharma selama menjabat, baik dalam dunia politik maupun sebagai tokoh ormas Islam.

Pemakaman almarhum dijadwalkan akan berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul 'Ulum, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis dan emosional bagi keluarga besar almarhum.

Baca Juga: Hakim Tantang Nikita Bawa Bukti ke Aparat Hukum, Tudingan Main Mata dengan Jaksa Mencuat

Di akhir penghormatan, pihak keluarga menyampaikan permohonan doa kepada seluruh masyarakat.

“Kami mohon keikhlasan dari semua pihak untuk mendoakan almarhum. Semoga Allah SWT menerima semua amal baik beliau dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya,” ujar perwakilan keluarga.

Kepergian Suryadharma Ali menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tapi juga bangsa yang pernah ia layani dengan penuh dedikasi.

Suasana duka yang dalam menjadi bukti bahwa semangat dan perjuangannya akan terus dikenang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.