PPATK Ungkap Ada NIK Penerima Bansos Terindikasi Danai Terorisme, Gus Ipul Turun Tangan

AKURAT BANTEN - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali membuat publik terkejut dengan hasil investigasi terbaru mereka terkait penyaluran bantuan sosial (bansos).
Kali ini, bukan hanya soal penyalahgunaan dana untuk judi online, tetapi juga temuan yang jauh lebih serius: adanya penerima bansos yang terindikasi terlibat dalam jaringan pendanaan terorisme.
Baca Juga: APBD Perubahan Jakarta 2025 Disepakati Rp91,8 Triliun, DPRD Janji Prioritaskan Kesejahteraan Warga
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan bahwa dari pencocokan data antara Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bansos dengan data transaksi dari salah satu bank BUMN, ditemukan lebih dari 100 individu yang dicurigai terlibat dalam transaksi mencurigakan yang mengarah pada pembiayaan terorisme.
Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri, Polisi Masih Selidiki Identitas
“Jadi kita cocokin NIK-nya, ternyata memang ada NIK penerima bansos yang juga menjadi pemain judi online. Tapi yang lebih serius, ada juga yang terkait dengan tindak pidana korupsi, bahkan pendanaan terorisme,” ujar Ivan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/7/2025).
Ivan menambahkan bahwa total data NIK penerima bansos yang sedang dianalisis jumlahnya mencapai sekitar 500.000 orang. Temuan ini merupakan bagian dari upaya PPATK untuk memastikan agar dana bantuan pemerintah tidak jatuh ke tangan yang salah atau disalahgunakan untuk kepentingan ilegal.
Meskipun belum diungkap secara spesifik siapa saja nama-nama yang terlibat, Ivan menyebut pihaknya terus mendalami data bersama sejumlah bank lainnya guna memastikan akurasi temuan ini.
Baca Juga: Gonjang-ganjing Ijazah Jokowi Asli atau Tidak, Padahal UGM Sudah Keluarkan Pernyataan Penting Ini
Ia memastikan, proses validasi masih berjalan dan hasil lengkap akan segera diserahkan ke pihak berwenang.
“Nanti akan kita serahkan ke Pak Mensos rekening-rekening yang terindikasi,” katanya, merujuk pada Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Menurut Ivan, pihaknya juga sudah menjalin komunikasi intens dengan Kementerian Sosial agar langkah cepat bisa diambil, termasuk kemungkinan pemblokiran rekening para penerima bansos yang terbukti menyalahgunakan dana untuk aktivitas kriminal.
Baca Juga: Jangan Keluar Rumah Sebelum Baca Ini! Ramalan Cuaca Hari ini BMKG Kabupaten Lebak Banten
Di tengah sorotan publik terhadap efektivitas penyaluran bansos, temuan ini semakin menegaskan pentingnya validasi data penerima secara menyeluruh.
Apalagi jika dana negara yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin ternyata turut dinikmati oleh pelaku korupsi dan bahkan teroris, kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial bisa semakin menurun.
Baca Juga: Sarang Prostitusi di Kota Tangerang Digerebek, 12 PSK Dibawah Umur Diamankan
PPATK menegaskan bahwa proses investigasi ini akan terus berlanjut dan tidak akan berhenti sampai semua pihak yang terlibat dalam penyalahgunaan dana bansos ditindak sesuai hukum yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 3Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Roy Suryo dan Dokter Tifa Pede Bebas dari Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasan Kuasa Hukum
- 10Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya









