Banten

Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri, Polisi Masih Selidiki Identitas

Andi Syafrani | 11 Juli 2025, 15:27 WIB
Mayat Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri, Polisi Masih Selidiki Identitas

AKURAT BANTEN - Penemuan mayat laki-laki tanpa kepala di Kali Ciliwung, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, menggegerkan warga sekitar. Jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu siang (9/7) sekitar pukul 14.00 WIB oleh seorang warga yang tengah memancing di pinggiran sungai.

Baca Juga: Miris! Gadis Penyandang Disabilitas Dicabuli 4 Pria di Serang, Semua Pelaku Ditangkap

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyampaikan bahwa korban diduga merupakan seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal ini mencuat setelah sejumlah rekan kerja korban mendatangi lokasi penemuan dan mengonfirmasi bahwa mereka sedang mencari rekannya yang hilang saat memancing di kawasan Megamendung, Bogor.

Baca Juga: Pantas Dapat Beasiswa dari Kemendikbud! Ternyata Dhika 'Aura Farming' yang Joget di Atas Sampan Bukan Anak Kecil Seperti Lainnya

“Ya, memang kemarin ada beberapa teman dari Kemendagri yang datang ke lokasi dan ikut menunggu di TKP,” ujar Kompol Mansur kepada wartawan pada Kamis (10/7).

Meski dugaan mengarah pada salah satu pegawai Kemendagri yang sebelumnya dilaporkan hilang, polisi belum dapat memastikan identitas korban secara resmi. Hal ini karena kondisi jenazah yang rusak parah dan tidak utuh, sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.

Baca Juga: Gonjang-ganjing Ijazah Jokowi Asli atau Tidak, Padahal UGM Sudah Keluarkan Pernyataan Penting Ini

Beberapa orang yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kolega memberikan ciri-ciri yang mengarah pada korban.

“Ada yang bilang ada luka di lutut, ada yang bilang lukanya dua, ada juga yang menyebutkan pakaian yang dikenakan. Tapi kami belum bisa menyimpulkan karena tetap harus menunggu hasil forensik,” jelas Mansur.

Baca Juga: Aplikasi Penghasil Saldo Dana Gratis, Bisa Dapat Uang Tunai Rp995.550 Langsung Masuk Rekening

Saat ini, proses autopsi masih berlangsung di RS Polri Kramat Jati guna mengetahui lebih lanjut identitas dan penyebab kematian korban. Polisi juga masih menelusuri apakah mayat tersebut merupakan korban kriminalitas atau tewas karena insiden lainnya, termasuk kemungkinan terseret arus sungai.

“Karena kondisinya memang rusak parah, sangat sulit untuk memastikan secara visual. Kami sangat bergantung pada hasil autopsi,” ujar Mansur menegaskan.

Dugaan lain yang muncul adalah bahwa sebagian tubuh korban rusak akibat serangan hewan liar, seperti biawak, yang memang sering ditemukan di daerah aliran sungai Ciliwung. Namun hal itu juga belum bisa dipastikan secara ilmiah sebelum pemeriksaan forensik selesai dilakukan.

Sementara itu, kabar penemuan mayat ini membuat geger publik, terutama di kalangan instansi pemerintah, mengingat korban diduga ASN aktif.

Polisi pun mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor, dan berharap hasil autopsi dapat segera mengungkap identitas korban secara resmi dalam waktu dekat.

Baca Juga: Kekerasan Anak di Jakarta Terungkap Lebih Banyak, Ini Penjelasan PPPA DKI

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC