8 Kepala Desa dari Serang Terbang ke China, Belajar Rahasia Kemajuan Negeri Tirai Bambu Hingga Pengelolaan Desa Modern

AKURAT BANTEN – Sebanyak delapan kepala desa dari Kabupaten Serang membuat kejutan dengan keberangkatan mereka ke China. Dengan tujuan belajar tentang rahasia kemajuan negeri tirai bambu hingga pengelolaan Desa Modern.
Mereka bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis, 26 Juni 2025 pukul 01.00 WIB dini hari, dalam sebuah program yang diharapkan membawa angin segar bagi pembangunan desa di Banten.
Para kepala desa ini berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Serang, termasuk Pabuaran, Kramatwatu, Kopo, Ciomas, Baros, Mancak, serta Cikande.
Baca Juga: Tenaga Lokal Mendominasi Proyek Minyak di Blok Cepu, Bahlil: 99 Persen Anak Bangsa yang Kerjakan
Belajar Langsung dari Sumbernya: Rahasia Kemajuan China
Kepala Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Iskandar, menjelaskan bahwa keberangkatan mereka ke Negeri Tirai Bambu ini bertujuan untuk mempelajari berbagai aspek kemajuan yang ada di China.
Mulai dari gaya kepemimpinan, pengelolaan sektor pertanian yang efisien, strategi perdagangan, hingga pengembangan industri.
"Belajar ke China, akomodasinya ditanggung oleh pemerintah China. Ini dalam kerja sama antara Indonesia dengan China, karena sekarang hubungan antara kedua negara ini kan baik," kata Iskandar saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Hal ini menunjukkan eratnya hubungan bilateral kedua negara yang membuka kesempatan transfer ilmu dan pengalaman.
Selama 14 hari, rombongan kepala desa ini akan mengunjungi tiga kota besar di China, yaitu Beijing, Hangzhou, dan Nanchang.
Program ini direncanakan berlangsung dari tanggal 26 Juni hingga 9 Juli 2025.
Baca Juga: Menuju Swasembada Energi, Prabowo Resmikan Tambahan Produksi Minyak Blok Cepu dan PLT di 15 Provinsi
Bagian dari Delegasi Nasional: 27 Kepala Desa dari 6 Provinsi!
Ternyata, delegasi dari Kabupaten Serang ini bukan satu-satunya. Iskandar mengungkapkan bahwa total ada 30 kepala desa dari enam provinsi di Indonesia yang ikut serta dalam program serupa.
Namun, yang berangkat hanya 27 peserta, dibagi dalam tiga kloter pemberangkatan. "Kita berangkat terakhir, ada tiga kloter pemberangkatan,” ujarnya.
Program skala nasional ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dan China dalam memperkuat kapasitas pemerintah desa di Indonesia.
Baca Juga: Jelang HUT Bhayangkara ke-79, Kapolri Mutasi 702 Personel: 3 Polwan Jadi Kapolres, Siapa Saja?
Harapan Besar untuk Kemajuan Desa di Serang
Dengan adanya pelatihan yang diberikan oleh pemerintah China, para kepala desa ini berharap dapat memperoleh wawasan baru dan ide-ide inovatif.
Tujuannya jelas: untuk mengembangkan potensi yang ada di desa mereka masing-masing di Kabupaten Serang.
"Harapan kami itu untuk menambah ilmu belajar di negara China kaitan dengan pemerintahan desa, pengolahan pertanian, ataupun hal-hal yang baik lah yang bisa dicontoh untuk kita terapkan di Kabupaten Serang," pungkas Iskandar.
Keberangkatan delapan kepala desa ini menjadi simbol optimisme dan komitmen untuk menghadirkan perubahan nyata di tingkat desa, dengan menimba ilmu langsung dari negara yang telah berhasil mencapai kemajuan pesat.
Semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Serang (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal





