Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Digelar Juni, Bima Arya: Kali Ini di Kampus IPDN

AKURAT BANTEN - Kementerian Dalam Negeri kembali mempersiapkan pelaksanaan retreat untuk para kepala daerah, kali ini untuk gelombang kedua.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut direncanakan akan digelar pada bulan Juni ini, meskipun tanggal pastinya masih dalam proses finalisasi.
Baca Juga: Israel dan Hamas Sepakat untuk Gencatan Senjata Selama 60 Hari di Gaza
“Insyaallah bulan Juni ini akan diadakan retreat gelombang kedua,” ujar Bima saat ditemui awak media pada Jumat (30/5).
Berbeda dari gelombang pertama yang sempat berlangsung di lingkungan Akademi Militer (Akmil) Magelang, retreat kali ini rencananya akan dipusatkan di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Pemilihan lokasi tersebut, menurut Bima, karena dinilai lebih representatif dan sesuai dengan semangat penguatan kapasitas pemerintahan sipil.
Baca Juga: Polresta Sleman Temukan Banyak Plat Nomor di Mobil Pelaku yang Menabrak Mahasiswa FH UGM
“[Tanggal] segera kita pastikan,” tambahnya, saat ditanya soal kepastian waktu pelaksanaan.
Terkait jumlah peserta yang akan dilibatkan dalam retreat kedua ini, Bima belum merinci angka pastinya. Namun ia memberi gambaran bahwa kemungkinan jumlahnya tak jauh dari gelombang sebelumnya.
“Sementara ini sekitar itu,” ucapnya singkat, merespons pertanyaan soal kemungkinan keterlibatan 50 kepala daerah.
Masih ada sejumlah kepala daerah yang tengah menjalani proses Penghitungan Suara Ulang (PSU) usai Pilkada serentak, dan hal ini juga ikut mempengaruhi jumlah peserta yang bisa hadir dalam retreat.
Bima menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian jumlah peserta tersebut sebelum memfinalisasi berbagai kebutuhan teknis, termasuk anggaran pelaksanaan.
Baca Juga: China Kecam Rencana AS Cabut Visa Mahasiswa, Sebut Langkah Itu Diskriminatif dan Bermotif Politik
“Kita masih menunggu kepastian jumlah peserta yang proses PSU,” ungkapnya.
Retreat ini sendiri menjadi bagian dari inisiatif Kemendagri dalam meningkatkan sinergi pusat-daerah serta memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala daerah.
Selain menjadi ajang refleksi dan konsolidasi, forum ini juga diharapkan dapat membangun semangat kolaboratif di tengah dinamika pemerintahan dan tantangan pelayanan publik di daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus







