Operasi Berantas Jaya 2025: Polres Jakut Tangkap 299 Pelaku Premanisme, 25 Ditahan

Akurat Banten - Polres Metro Jakarta Utara berhasil mencetak prestasi dalam menjaga keamanan wilayah dengan menangkap 299 orang yang diduga terlibat dalam aksi premanisme dan pemerasan.
Penangkapan ini merupakan hasil dari Operasi Berantas Jaya 2025 yang digelar untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat terhadap gangguan keamanan di berbagai titik di Jakarta Utara.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Ahmad Fuady, mengungkapkan bahwa dari total 299 orang yang diamankan, sebanyak 25 orang langsung dikenakan tindakan hukum dan dilakukan penahanan.
Baca Juga: Terbongkar! Parkir Liar Dikuasai 19 Anggota Ormas di Wisma Atlet, Raup Rp90 Juta Per Bulan
“Dari 299 orang tersebut, yang dilakukan penindakan hukum dan dilakukan penahanan sebanyak 25 orang,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta.
Sementara itu, sebanyak 258 orang lainnya tidak langsung dikenai pidana, melainkan dibina oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Utara.
Selain itu, terdapat 16 orang yang masih dalam proses pemeriksaan lanjutan oleh pihak kepolisian.
Fuady menegaskan bahwa pihaknya sangat konsentrasi terhadap keresahan warga terkait maraknya aksi premanisme yang meresahkan dan merugikan masyarakat.
Baca Juga: 70 Rumah Dirapikan, Tanggul Anti-Rob Dibangun: Solusi Permanen Atasi Banjir di Pluit
"Kami konsentrasi terhadap keresahan masyarakat terhadap aksi-aksi premanisme," katanya.
Adapun dari hasil penangkapan tersebut, ditemukan beberapa jenis kasus yang berbeda.
Untuk kasus pengeroyokan yang dijerat dengan pasal 170 KUHP, terdapat lima kasus.
Kemudian ada dua kasus yang melibatkan penagih utang atau debt collector yang melakukan intimidasi.
Selain itu, satu kasus pemerasan dijerat dengan pasal 335 KUHP, serta beberapa kasus lainnya termasuk balap liar yang mengganggu ketertiban umum.
Dalam operasi tersebut, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti yang berkaitan dengan tindak kejahatan tersebut.
Beberapa di antaranya adalah senjata tajam, pakaian pelaku, kendaraan bermotor, surat-surat kendaraan, serta bukti visum korban yang menjadi korban kekerasan.
Kombes Pol Ahmad Fuady menegaskan bahwa Polres Metro Jakarta Utara akan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia juga menyatakan akan menindak tegas setiap bentuk premanisme yang merugikan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga situasi dan melakukan pemeliharaan kamtibmas di Jakarta Utara. Setiap keresahan warga yang berkaitan dengan premanisme akan kami tindaklanjuti,” tegas Fuady.
Sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat, pihak kepolisian mengimbau kepada warga yang merasa menjadi korban aksi premanisme agar tidak segan-segan melapor ke nomor layanan polisi 110 atau langsung menghubungi petugas kepolisian terdekat.
“Kami akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tutup Fuady.
Langkah cepat dan tegas dari Polres Metro Jakarta Utara ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga kenyamanan dan rasa aman bagi warga.
Operasi semacam ini diharapkan terus berlanjut demi mewujudkan lingkungan yang bebas dari aksi premanisme dan segala bentuk kejahatan jalanan lainnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 7Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?







