Terobosan Penting! Eddy Soeparno dan Wali Kota Tangsel Bersinergi Atasi Darurat Sampah dengan Teknologi Canggih

AKURAT BANTEN – Isu darurat sampah nasional bukan lagi isapan jempol, melainkan tantangan nyata yang membutuhkan solusi konkret dan kolaborasi lintas sektor. Hal ini menjadi terobosan penting, Eddy Soeparno dan Wali Kota Tangsel bersinergi atasi darurat sampah dengan teknologi canggih.
Di tengah desakan ini, sebuah angin segar datang dari Tangerang Selatan. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, melakukan pertemuan strategis dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, untuk membahas langkah-langkah inovatif dalam penanganan sampah.
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan bagian dari rangkaian kunjungan Eddy Soeparno ke berbagai daerah di Indonesia.
Sebelumnya, ia telah meninjau langsung Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Benowo di Surabaya dan berdiskusi dengan Wali Kota Bandung,
Muhammad Farhan, pada 1 Mei 2025. Misi utamanya? Memfasilitasi kepala daerah dalam menemukan solusi terbaik untuk mengatasi masalah sampah yang kian menumpuk.
"Masalah ancaman darurat sampah membutuhkan kolaborasi semua pihak, pemerintah pusat, daerah dan juga seluruh stakeholder lainnya," tegas Eddy Soeparno dalam keterangannya.
Baca Juga: Si Kecil yang Tangguh: Mengungkap Fakta-Fakta Menarik tentang Cicak yang Mungkin Belum Kamu Ketahui!
Lebih lanjut ia mengatakan, "Komitmen saya sebagai Pimpinan MPR RI adalah memfasilitasi hubungan daerah dan pusat untuk akselerasi penanganan sampah." ujarnya.
Energi Terbarukan
Dari tumpukan sampah menjadi energi terbarukan, masa depan pengelolaan limbah. Salah satu solusi yang menjadi sorotan utama adalah penerapan teknologi waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi.
Teknologi ini telah berhasil diadopsi di beberapa kota, seperti Surabaya, Solo, dan Palembang, menunjukkan potensi besar dalam mengubah limbah menjadi berkah.
Tangerang Selatan sendiri tak mau ketinggalan. Kota ini tengah mempersiapkan proyek ambisius, pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Baca Juga: Bukan Cuma Pandai Bicara: Menguak Keunikan Beo Nias, Burung Endemik Paling Langka di Sumut!
PSEL ini diharapkan menjadi jawaban atas permasalahan sampah di Tangsel, sekaligus membuka peluang baru dalam penyediaan energi bersih.
"Melalui teknologi waste to energy ini kita bisa mendapatkan 2 manfaat sekaligus," jelas Eddy.
"Pertama tentu mengurangi secara signifikan tumpukan sampah yang selama ini tidak bisa ditampung di TPA. Kedua, bisa menghasilkan sumber energi terbarukan." ujarnya.
Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Beo Bisa Bicara Mirip Manusia dan Hidup Hingga 80 Tahun Lebih
Dukungan Penuh
Dukungan penuh dan sinergi untuk percepatan pembangunan PSEL. Eddy Soeparno menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL di Tangerang Selatan, yang dijadwalkan rampung dan mulai beroperasi pada tahun 2027.
Ia bahkan menawarkan bantuan jika terdapat kendala selama proses pembangunan berlangsung.
"Saya sampaikan ke Pak Wali bahwa kami di MPR siap membantu jika dalam pembangunan PSEL nanti ada kendala yang dihadapi," ujarnya, menunjukkan komitmen nyata dari pimpinan MPR.
Baca Juga: Terungkap! Modus Pemerasan Licik Terhadap Karyawan Baru Pabrik di Cikande, Pelaku Berhasil Diciduk!
Perhatian terhadap isu ini juga datang dari level tertinggi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, disebut-sebut turut memberi perhatian besar terhadap upaya pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik.
Hal ini semakin menguatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi masalah sampah.
"Saatnya kita fokus untuk melaksanakan Perpres No. 35 Tahun 2018 tentang Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan," pungkas Eddy Soeparno.
Baca Juga: Diduga Sampul Skripsi dan Salinan Skripsi Asli Jokowi Sudah Dipegang Pihak Kepolisian
"Jika peraturannya perlu diperkuat, saya mendukung penguatannya." Ia melanjutkan.
Langkah Maju
Langkah maju untuk lingkungan dan keberlanjutan. Pertemuan antara Eddy Soeparno dan Wali Kota Benyamin Davnie ini menjadi tonggak penting dalam upaya penanganan sampah di Indonesia.
Dengan kolaborasi, komitmen kuat, dan pemanfaatan teknologi waste to energy, masa depan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan bukan lagi mimpi, melainkan target yang bisa dicapai.
Baca Juga: Situ Gintung Bersih dari 'Pak Ogah': Dua Juru Parkir Liar Diciduk dengan Karcis Bodong!
Ini adalah kabar baik bagi lingkungan dan masyarakat, menandakan bahwa pemerintah serius dalam mencari solusi jangka panjang untuk masalah sampah yang terus mendera (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 7Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?




