Situ Gintung Bersih dari 'Pak Ogah': Dua Juru Parkir Liar Diciduk dengan Karcis Bodong!

AKURAT BANTEN – Warga dan wisatawan Situ Gintung kini bisa bernapas lega. Dua juru parkir liar berinisial A (49) dan AS (47) berhasil diamankan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur pada Kamis (15/5/2025) dalam gelaran Operasi Berantas Jaya 2025.
Keduanya ditangkap di kawasan wisata Situ Gintung, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, setelah meresahkan pengunjung dengan tarif parkir yang mencekik.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan penindakan ini. Menurutnya, operasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang gerah dengan ulah 'Pak Ogah' di lokasi tersebut.
"Penindakan ini merupakan tindak lanjut pengaduan masyarakat adanya parkir liar atau Pak Ogah di kawasan itu," ujar Kompol Bambang.
Modus kedua pelaku ini cukup nekat. Mereka mematok tarif parkir yang jauh di atas ketentuan: Rp35.000 untuk bus besar, Rp10.000 untuk mobil, dan Rp3.000 untuk motor.
Sebagai barang bukti, petugas menyita 368 lembar karcis tidak resmi berwarna hijau yang bertuliskan tanda parkir mobil dan bus besar.
Warga Berani Lapor
Pembinaan Ketat, Polisi Imbau Warga Berani Lapor. Setelah diamankan, A dan AS langsung digiring ke Mapolsek Ciputat Timur untuk didata dan dimintai keterangan. Polisi juga memanggil keluarga kedua pelaku dan memberikan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.
"Kami memberikan arahan dan pembinaan kepada juru parkir liar agar tidak meminta dengan paksa kepada masyarakat," tegas Kompol Bambang.
Penindakan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025, program unggulan Polda Metro Jaya yang bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, dengan sasaran utama premanisme dan penyakit masyarakat lainnya.
Operasi Berantas Jaya
Polda Metro Jaya Buka Peluang Perpanjang Operasi Berantas Jaya 2025.Polda Metro Jaya menunjukkan keseriusannya dalam memberantas premanisme. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyatakan bahwa Operasi
Berantas Jaya 2025, yang awalnya dijadwalkan 15 hari, bisa diperpanjang jika aksi premanisme masih ditemukan. Hal ini disampaikan Ade Ary usai patroli di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (13/5/2025) malam.
"Operasi Berantas Jaya 2025 ini adalah operasi mandiri kewilayahan yang berlangsung selama 15 hari. Namun, apabila masih ada informasi yang kami temukan atau kami terima dari masyarakat atau hasil dari patroli, baik patroli langsung maupun patroli cyber, operasi ini dapat diperpanjang,” jelas Kombes Pol Ade Ary.
Hubungi 110
Jangan Takut Melapor! Hubungi 110 Jika Jadi Korban Pemerasan. Ade Ary juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat.
Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan aksi premanisme yang mereka alami. "Kami berharap masyarakat tidak takut memberikan laporan kepada kami apabila merasa dirugikan akibat adanya aksi premanisme oleh siapapun.
Bisa menghubungi kami di 110, nomor telepon gratis, bebas pulsa,” tambahnya.
Polda Metro Jaya tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif bersama tiga pilar keamanan: Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lurah.
"Segala bentuk premanisme harus sama-sama kita berantas. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Harus bekerja sama juga dengan tokoh masyarakat, RT, RW. Mari sama-sama kita lindungi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan kawasan wisata dan ruang publik lainnya semakin aman dan nyaman bagi masyarakat (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal





