Banten

Dunia Berduka, Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun

Saeful Anwar | 21 April 2025, 16:50 WIB
Dunia Berduka, Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun

 

AKURAT BANTEN-Dunia berduka cita. Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, dilaporkan meninggal dunia di Vatikan, Roma, pada Senin (21/4) pagi waktu setempat.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Kardinal Farrell melalui siaran Vatican TV, yang dikutip oleh kantor berita Reuters.

"Kepada saudara sekalian, dengan kesedihan mendalam, saya harus mengumumkan meninggalnya Bapa Suci Paus Fransiskus, pada 07.35," ujar Kardinal Farrell dalam siaran tersebut.

Baca Juga: Geger di Balai Kota: TPP Desember Tangsel Belum Cair, Keresahan ASN Semakin Memuncak!

Paus Fransiskus menghembuskan napas terakhirnya di usia 88 tahun. Sebelum wafat, beliau sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada Februari lalu karena bronkitis kronis.

Meskipun sempat keluar dari rumah sakit pada 23 Maret, kondisi kesehatan beliau terus menjadi perhatian dunia.

Sosok Paus Fransiskus: Pemimpin yang Mendekatkan Gereja dengan Umat

Paus Fransiskus, yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio, dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana dan dekat dengan umatnya.

Baca Juga: Intip Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S24 Ultra 2025: Desain Premium, Kamera Tajam, Cocok untuk Para Kreator

Beliau terpilih menjadi Paus pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus membawa angin segar bagi Gereja Katolik dengan menekankan pentingnya dialog antaragama, perdamaian dunia, dan kepedulian terhadap kaum miskin.

Kunjungan Paus Fransiskus yang Menjadi Kenangan 

Masyarakat Indonesia turut berduka atas kepergian Paus Fransiskus. Kunjungan beliau ke Indonesia pada tahun lalu meninggalkan kenangan yang mendalam bagi banyak orang.

Baca Juga: Catat Tanggal Penting di Bulan Mei 2025, Ada Pringatan Hari Pendidikan Hingga Cuti Bersama 

Sambutan hangat dan antusias dari masyarakat Indonesia menunjukkan betapa sosok Paus Fransiskus dicintai dan dihormati.

Kunjungan tersebut menjadi simbol toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Indonesia.

Kabar wafatnya Paus Fransiskus mengguncang dunia. Ucapan belasungkawa dari para pemimpin dunia, tokoh agama, dan masyarakat dari berbagai latar belakang terus mengalir.

Banyak yang mengenang beliau sebagai sosok pemimpin yang penuh kasih, rendah hati, dan membawa perubahan positif bagi dunia.

Baca Juga: BEJAT! Pria Paruh Baya Predator Santri di Tapanuli Selatan, Empat Bocah Jadi Korban Keji Pencabulan

Prosesi Pemakaman dan Suksesi Kepausan

Setelah kabar duka ini, Vatikan akan memulai serangkaian prosesi pemakaman untuk menghormati Paus Fransiskus.

Selanjutnya, para kardinal akan berkumpul dalam konklaf untuk memilih Paus baru. Prosesi ini merupakan tradisi penting dalam Gereja Katolik dan menjadi perhatian dunia.

Paus Fransiskus meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi Gereja Katolik dan dunia. Beliau dikenal karena seruannya untuk perdamaian, keadilan sosial, dan dialog antaragama.

Baca Juga: GARUDA TAK GENTAR! Kemenangan Krusial atas Bahrain, Ada Sinyal Bahaya untuk Raksasa Asia!

Pemikirannya tentang lingkungan hidup dan kepedulian terhadap kaum marginal juga menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Kepergian Paus Fransiskus merupakan kehilangan besar bagi umat Katolik dan dunia. Sosok beliau sebagai pemimpin yang penuh kasih dan membawa perubahan positif akan selalu dikenang.

Semoga warisan dan nilai-nilai yang beliau ajarkan terus menginspirasi kita semua untuk menciptakan dunia yang lebihbaik (**).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman