Banten

Kabar Terkini, Satu Keluarga Tewas di Tangerang Selatan, Polisi Temukan Luka di Leher Ketiga Korban

Saeful Anwar | 17 Desember 2024, 16:33 WIB
Kabar Terkini, Satu Keluarga Tewas di Tangerang Selatan, Polisi Temukan Luka di Leher Ketiga Korban

AKURAT BANTEN - Mirisnya kejadian satu keluarga ditemukan tewas bunuh diri di Kampung Poncol Indah III RT 05 RW 02, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan diduga akibat terjerat Pinjol, Minggu (15/12/2024).

Kabar terkini, akhirnya Polisi menemukan luka dileher dari ketiga korban, Yaitu masing-masing berinisial AF (31), istrinya, YL (28); dan anak mereka, AA (3).

Demikian seperti yang telah disampaikan Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alvino Cahyadi, kepada wartawan.

Ia menuturkan, penyebab luka tersebut masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan.

Baca Juga: Balita Jadi Korban, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Sekeluarga di Ciputat Tangsel

Luka di leher tersebut, ujar Alvino, terlihat secara kasat mata.

"Secara kasat mata, pada ketiga mayat tampak seperti ada luka di bagian leher. Untuk jenis lukanya, menunggu hasil pemeriksaan dari dokter," ujarnya, Selasa (17/12/2024),

Pihak kepolisian juga melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Namun, hasil autopsi masih belum keluar.

Baca Juga: Kini Terungkap, Bukan Saja Pegawai, Ibu dan Adik Teraniaya George Sugama Halim

"Hasil autopsi masih dalam proses. Nanti kalau sudah ada, pasti kami sampaikan," kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin.

Kronologi ditemukan 

Kasi Humas Polres Tangsel AKP Agil Sahril menerangkan sekeluarga tewas ini berinisial AF (31), YL (28) dan AH (3). Penemuan jasad berawal dari laporan warga, Minggu (15/12/2024) pukul 11.00 WIB.

"Saksi Y (saksi 1) dan N (saksi 2) yang masih keluarga korban datang ke rumah korban untuk menyalakan air yang kebetulan tombol on/off nya berada di dalam rumah korban, namun pintu rumah masih kondisi terkunci," kata Agil, kepada wartawan.

Saksi N kemudian membuka pintu rumah melalui jendela samping. Ketika melihat ke kamar, YL dan AH sudah terbaring kaku. Saksi kemudian mencoba mengevakuasi korban ke Klinik.

Baca Juga: Hindari Kecelakaan Pemudik Nataru, Kakorlantas Porli: Pilih Kendaraan Umum Yang Terdaftar

"Namun sesampai di lokasi menurut keterangan petugas medis korban sudah dinyatakan meninggal dunia," tutur Agil.

Kemudian korban AF ditemukan meninggal dalam keadaan tergantung di dapur menggunakan tali tambang yang terikat di kayu plafon. Saat ini ketiga jasad sudah dibawa ke RS Fatmawati untuk divisum. Polisi saat ini masih mendalami motif tiga orang sekeluarga ini meninggal.(**)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman