Banten

Berita Duka : Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo Meninggal Dunia, Ini Sederet Kiprahnya

Saiful Anwar | 24 April 2024, 13:07 WIB
Berita Duka : Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo Meninggal Dunia, Ini Sederet Kiprahnya

AKURAT BANTEN - Berita duka datang dari pendiri produk kecantikan Mustika Ratu, Mooryati Soedibyo yang telah meninggal dunia pada Rabu (24/4/2024) pukul 01.00 WIB. 

Mooryati Soedibyo meningga dunia pada usia 96 tahun. Kabar duka tersebut dibagikan langsung oleh Tantowi Yahya melalui akun Instagram pribadinya.

"Telah berpulang ke pangkuan-NYA, Ibu DR.H.BRA. Mooryati Soedibyo pada hari Rabu, 24 April, jam 01.00 WIB dini hari pada usia 96 tahun (5 Januari 1928 - 24 April 2024). Innalillahiwainnailaihirojiun," tulis Tantowi dalam unggahan akun @tantowiyahyaofficial.

Baca Juga: Profil Chandrika Chika, Mantan Kekasih Thariq Halilintar yang Ditangkap Polisi Karena Kasus Narkoba

Kiprah Mooryati Soedibyo

Pada masa hidupnya, Mooryati Soedibyo memiliki kontribusi besar kepada negara dalam berbagai bidang, khususnya di bidang wellness dan kecantikan.

Tidak hanya itu, sosok Mooryati juga merupakan pendiri Yayasan Puteri Indonesia (YPI) pada tahun 1992 yang menaungi kontes kecantikan Puteri Indonesia.

Mooryati Soedibyo yang dikenal dengan sebutan 'Empu Jamu' juga pernah terjun ke dunia politik. Ia sempat menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI pada periode 2004-2009.

Karya Mooryati Soedibyo

Mooryati Soedibyo merilis sejumlah buku yang berisi pengetahuan seputar bidang keahliannya yang dapat dikenang oleh masyarakat.

Berikut adalah sejumlah karya dari mendiang Mooryati Soedibyo

Baca Juga: Selebgram Chandrika Chika Tertangkap Karena Kasus Narkoba, Mengaku karena Pengaruh Pergaulan

  • Buku berjudul "Seni Ngadi Saliro dan Ngadi Busono" (Beauty Therapy The Art of Dressing). dirilis pada tahun 1978.

Buku ini berisikan seputar tradisi dan budaya Jawa. Mooryati merupakan keturunan bangsawan, lantaran mendiang adalah cucu Raja Kasunanan Surakarta Paku Buwono X. Lewat buku tersebut, ia mengenalkan sekaligus melestarikan tradisi dan budaya Jawa yang sudah dilakoninya sejak kecil di Keraton Surakarta.

  • Buku berjudul "Alam Sumber Kesehatan" (Nature is The Source Of Health) dirilis pada tahun 1998.

Buku ini merupakan ensiklopedia aneka jamu. Seperti diketahui, sosok Mooryati Soedibyo dikenal sebagai ‘Empu Jamu’. Bahkan, Mooryati mendapatkan penghargaan “Empu Jamu” dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 2008.

  • Buku berjudul "Pengantin Indonesia" (Indonesian Wedding Dress, Make Up, and Tradition) dirilis tahun 2000.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.