Banten

Berwajah Gahar, Driver Ojol Ludahi Penumpang Wanita karena Kesal Pesanan Dicancel

Mitha Theana | 19 Maret 2024, 20:20 WIB
Berwajah Gahar, Driver Ojol Ludahi Penumpang Wanita karena Kesal Pesanan Dicancel

AKURAT BANTEN - Seorang ojek online bernama Arif, meludahi calon penumpang wanita yang membatalkan pesanannya, di Kota Malang.

Kasus ini pun viral di media sosial. Seperti yang diunggah akun X rina.senjaa1 @frix.id.

"Belakangan ini media sosial tengah dihebohkan dengan rekaman aksi ojek online (ojol) yang viral di Kota Malang," tulisnya, dikutip Akurat Banten, Selasa (19/2/2024). 

Baca Juga: RDP Berlangsung Panas, Perubahan Perda Tata Ruang Tak Diketahui DPRD Lebak

Dijelaskan, aksi tidak pantas driver ojol itu terjadi di depan gerbang Universitas Negeri Malang (UM).

"Kabar paling anyar, calon penumpang telah melaporkan kasus ini ke Polresta Malang Kota, pada Senin (18/3/2024)," jelasnya. 

Setelah kasusnya viral, driver ojol itu pun membuat video permintaan maaf secara terbuka di media sosial. 

Tetapi nasi sudah menjadi bubur. Korban tidak mau mencabut laporan kepolisian dan kasus tersebut tetap akan diproses. 

Baca Juga: ADD Belum Cair 3 Bulan n, Kadis PMD Lebak Buka Suara

"Selamat sore, kami dari pihak keluarga, terkait kasus yang sedang viral di Kota Malang, yang menimpa adik kami, Bianca, terkait dengan kasus (driver) Grab yang meludahi adik kami," terang pihak korban. 

Ditambahkan, pihak keluarga sepakat untuk membawa kasus ini ke jalur hukum untuk memberikan efek jera. 

Terpisah, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo mengatakan, dalam peristiwa itu tidak kekerasan kepada korban. 

Baca Juga: 2 Pelaku Jembret Tertangkap Warga di Gunung Sindur, Langsung Dihakimi Massa

Namun, dia membenarkan pelaku meludahi korban, karena membatalkan pesanan.

"Driver ojol yang bersangkutan sudah mendatangi pihak kepolisian pada Sabtu (16 /3/2024), untuk melakukan klarifikasi," tukasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.