Hadir Dalam Dialog Kebangsaan di Kota Serang, Mahfud MD Ajak Masyarakat Pilih Orang Baik

AKURAT BANTEN - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopulhukam) RI Mahfud MD menghadiri acara dialog kebangsaan dengan ratusan santri dan pimpinan Pondok Pesantren (ponpes) se-Banten. Selasa (19/12/23)
Pantauan wartawan di lapangan, Mahfud MD datang pukul 15:40 WIB di Gapura Indra Function Hall, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Kedatangannya disambut meriah oleh para santri dan kiai yang sudah menunggu di Aula dan di pintu masuk gedung Gapura Indra Function.
Dalam acara tersebut juga Mahfud MD di sambut dengan lagu Yalal Waton yang juga disukai olehnya.
Pada kesempatan itu, Mahfud MD, menjelaskan bahwa Negara sudah memberikan perhatian pada pesantren, ia bercerita pada tanggal 22 Oktober dimana Kiyai Hasyim Azhari mengeluarkan resolusi jihad itu ditetapkan sebagai hari pesantren.
"Sesudah itu kita punya undang-undang pesantren, lalu kedepannya apa. ke depan harus kita jaga semangat ke Indonesia-Nya, karena apa Kalau orang Islam itu tidak cinta Indonesia, tidak ada Indonesia. Bayangkan," ucapnya
- Baca Juga: Aksi Demo Sejumlah Massa di Depan Kantor DPRD Lebak, Tuntut Keadilan Pembangunan Jalan!
- Baca Juga: Proyek Asal Jadi? Lapangan Sepak Bola Cikulur Lebak Banten di Duga Mangkrak!
- Baca Juga: Hakim PN Jaksel Tolak Permohonan Praperadilan Firli Bahuri
Ia menegaskan, bahwa umat muslim harus mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Umat islam wajib menjaga NKRI Indonesia yang telah disepakati ini sebagai negara kesepakatan yang harus dijaga bersama-sama. Pesantren harus mengisi, bagaimana cara menjaga, yaitu ikut membangun demokrasi, itu artinya salah satunya menyelenggarakan dan melaksanakan pemilu," ucapnya
Oleh sebab itu ia minta kepada santri dan kiai untuk serukan kepada masyarakat, bahwa memilih itu sama saja dengan menjaga dan merawat NKRI.
"Oleh karena itu mari kita sambut pemilu ini dan Pilihlah orang yang baik-baik, saya tidak mengatakan siapa itu yang baik. Enggak ada itu yang baik, semua ada celahnya tetapi, memang pemilu itu bukan untuk memilih orang-orang yang sempurna, karena tidak ada manusia yang sempurna," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







