Kekeringan Masih Berlangsung, BTNUK Pandeglang Antisipasi Bencana Kebakaran Hutan
Elza Hayarana Sahira | 1 Oktober 2023, 13:57 WIB

AKURAT BANTEN - Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) Pandeglang, mengantisipasi bencana kebakaran hutan di kawasan taman nasional, dengan mempersiapkan sejumlah perlengkapan untuk penanggulangan bencana kebakaran.
Hal ini dilakukan, sebab kemarau panjang yang saat ini tengah berlangsung, potensi kebakarannya dinilai cukup tinggi.
"Musim kemarua panjang ini menjadi kekhawatiran bagi TNUK. Karena kawasan TNUK adalah are hutan padat, sehingga kemungkinan terjadi kebakaran hutan tinggi. Makanya perlu adanya kesiapsiagaan," kata Kepala BTNUK Pandeglang Ardi Andoni kepada wartawan. Minggu (1/10/2023).
Menurutnya, kesiapan dalam mengantisipasi hal tersebut, tentu pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk mengecek kesiapsiagaan para personil dan kelengkapan peralatannya.
"Kita harus selalu waspada dan siapsiaga. Selain itu jangan bosan-bosa memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitaran kawasan TNUK dalam menjaga lingkungan," ujarnya.
Dijelaskannya, kondisi kekeringan dan banyaknya serasah atau dedauanan yang kering, dikhawatirkan akan mudah terbakar. Jika kebakaran itu terjadi, bukan hanya TNUK yang mengalami kerugian, akan tetapi masyarakatpun akan merasakan kerugian tersebut.
"Mari kita jaga lingkungan, jangan sebarangan membakar sampah atau buang bara api, seperti pada pentung rokok dan lain sebagainya. Karena kondisi kekeringan ini sangat mudah terbakar," pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti





