Banten

Indonesia Pacu Lompatan Teknologi, PT Len Didukung DPR Perkuat Semikonduktor hingga Energi Bersih

Moehamad Dheny Permana | 9 Desember 2025, 22:38 WIB
Indonesia Pacu Lompatan Teknologi, PT Len Didukung DPR Perkuat Semikonduktor hingga Energi Bersih

Akurat Banten - Dukungan politik terhadap kebangkitan industri teknologi tinggi di Indonesia kembali menguat setelah Komisi VII DPR RI menegaskan komitmennya mendorong PT Len Industri menjadi pemain utama di bidang semikonduktor dan energi terbarukan.

Anggota Komisi VII DPR RI, Iman Adinugraha, menilai langkah PT Len untuk mempercepat penguasaan teknologi strategis adalah fondasi penting untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam kompetisi global.

“Kita ingin semua teknologi penting itu dikuasai bangsa sendiri,” ujar Iman.

Ia menekankan bahwa negara tidak boleh terus-menerus bergantung pada teknologi impor, terutama pada sektor yang menyangkut keamanan, energi, dan kedaulatan.

Iman menegaskan bahwa era energi kotor seperti batu bara semakin tidak relevan dan percepatan transisi menuju energi bersih harus ditempatkan sebagai prioritas nasional.

“Kita dorong percepatan teknologi tenaga surya karena masa depan energi tidak boleh lagi bertumpu pada batu bara,” tuturnya.

Menurutnya, PT Len memiliki peluang besar untuk mengambil peran sebagai motor penggerak ekosistem energi baru terbarukan, sekaligus menjadi pelopor teknologi pertahanan yang lebih mandiri.

Baca Juga: Kronologi Mengerikan Kebakaran Gedung Terra Drone Jakpus: 17 Korban Jiwa Melayang, Berawal dari Ledakan Baterai di Lantai 1!

Dalam kesempatan yang sama, PT Len Industri mengungkapkan bahwa perusahaan kini tengah menyiapkan peta jalan ambisius untuk membangkitkan kembali ekosistem industri semikonduktor dalam negeri.

Direktur Utama PT Len Industri, Joga Dharma Setiawan, menuturkan bahwa Indonesia sebenarnya pernah memiliki fondasi kuat dalam riset semikonduktor, namun perkembangan itu terhenti selama beberapa dekade.

“Indonesia punya sejarah panjang dalam riset semikonduktor sejak 80-an. Namun ada jeda yang sangat panjang sebelum akhirnya kita mulai serius lagi pada 2025,” kata Joga.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini menjadi momentum penting untuk memulai kembali apa yang pernah menjadi tonggak awal kejayaan riset teknologi nasional.

PT Len kini menggandeng banyak kementerian dan lembaga untuk mempercepat pembangunan kembali ekosistem tersebut, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertahanan, Kementerian Perindustrian, hingga BRIN.

“Kerja sama lintas sektor ini jadi bekal besar untuk mengejar ketertinggalan,” ungkap Joga.

Salah satu fokus utama dalam rencana besar tersebut adalah penyusunan ulang sumber daya manusia ahli yang selama ini menjadi titik lemah industri teknologi di Indonesia.

Baca Juga: Timnas U-22 Keok Lawan Filipina, Indra Sjafri Soroti Minimnya Eksekusi dan Fokus Pemain

Menurut Joga, keberadaan tenaga ahli merupakan titik awal bagi integrasi Indonesia ke dalam rantai pasok semikonduktor global yang semakin kompetitif.

Ia juga memastikan dukungan dari banyak pihak, termasuk Kementerian Perindustrian dan berbagai pemangku kepentingan industri lainnya, terus mengalir.

Dengan dorongan kuat dari parlemen dan langkah terukur dari PT Len, optimisme terhadap kebangkitan industri strategis nasional kini kembali mencuat.

Harapannya, Indonesia bukan hanya menjadi pengguna teknologi global, tetapi juga produsen yang disegani, terutama di sektor energi bersih dan semikonduktor yang menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi modern.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.