Berstatus Darurat Hidrometeorologi: 10 Wilayah Aceh Dikepung Banjir selama Berhari-hari, Puluhan Ribu Warga Terdampak

AKURAT BANTEN - Curah hujan ekstrem yang mengguyur Aceh dalam beberapa hari terakhir akhirnya memaksa sepuluh kabupaten dan kota menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi. Langkah ini diambil setelah banjir meluas dan membuat banyak wilayah lumpuh, mulai dari permukiman hingga akses jalan utama.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, mengatakan setiap kepala daerah memutuskan status darurat berdasarkan kondisi terkini di wilayah masing-masing.
“Kabupaten yang telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi yaitu Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang,” ujar Fadmi, Kamis (27/11/2025).
Baca Juga: Siap-siap! Pemerintah Kebut Program Magang Nasional Gelombang 3, Cek Tanggalnya Disini
Ia menjelaskan bahwa penetapan status darurat ini sejalan dengan instruksi Menteri Dalam Negeri yang meminta seluruh daerah siaga penuh menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Puncak musim hujan diperkirakan masih berlangsung, sehingga risiko banjir susulan dan longsor masih cukup tinggi.
Di tengah meningkatnya potensi bahaya, pemerintah daerah kembali mengingatkan warga untuk memahami langkah keselamatan dasar saat banjir. Fadmi menekankan pentingnya melakukan evakuasi lebih awal ke lokasi aman serta memastikan aliran listrik dan gas dimatikan sebelum meninggalkan rumah.
BPBA juga menegaskan bahwa seluruh proses tanggap darurat harus dijalankan tanpa penundaan. Evakuasi warga, pendataan dampak bencana, hingga penyediaan kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, tenda darurat, dan layanan kesehatan harus dipastikan berjalan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Baca Juga: Bahasa Portugis Masuk Kurikulum? Pemerintah Masih Hitung Kesiapan Ajar di Sekolah
Di sisi lain, anggota DPRA dari Dapil 5, Muhammad Raji Firdana, mendorong pemerintah provinsi dan pusat mempertimbangkan penetapan status darurat hingga tingkat nasional.
“Ini sudah sangat darurat. Dampaknya besar, dan pemerintah pusat harus turun tangan lebih jauh,” tegas Raji.
Pernyataan itu muncul seiring meluasnya banjir di sembilan wilayah yang sudah berdampak pada sedikitnya 14.235 kepala keluarga atau sekitar 46.893 jiwa. Banyak daerah mengalami mati total aktivitas karena infrastruktur rusak, sekolah terendam, dan bantuan sulit didistribusikan akibat akses yang terputus.
Meski intensitas hujan sempat turun di beberapa lokasi, BPBA menyebut potensi banjir lanjutan masih tinggi mengingat kondisi tanah yang jenuh air. Seluruh kanal pelaporan warga terus dibuka untuk memonitor perkembangan kondisi di lapangan.
Sementara itu, relawan dan organisasi kemanusiaan mulai memperkuat bantuan di lapangan. Mereka menilai koordinasi antarinstansi akan jauh lebih efektif jika status darurat dinaikkan ke tingkat nasional agar dukungan logistik dan personel dapat ditambah.
Hingga Kamis malam, jumlah pengungsi terus meningkat. Pemerintah Aceh mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan untuk tidak kembali ke rumah sampai petugas memastikan situasi benar-benar aman.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 6Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 7Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?








