Telkom Rilis Teknologi Canggih untuk Pantau Jaringan Bisnis Tanpa Henti

Akurat Banten - PT Telkom Indonesia terus memperluas inovasi digitalnya.
Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut memperkenalkan teknologi pemantauan jaringan terkini yang diklaim mampu memantau kondisi jaringan secara real-time guna menunjang efisiensi bisnis para pelaku usaha dan institusi.
Dalam peluncurannya yang berlangsung di Jakarta, Executive Vice President Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa menyatakan bahwa pemanfaatan sistem digital yang dapat memantau performa jaringan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama di era bisnis modern.
“Kami tidak hanya menjual teknologi, tetapi juga solusi strategis yang mampu mengurangi potensi kerugian akibat gangguan jaringan,” ungkap Komang.
Solusi yang ditawarkan hadir dalam bentuk dashboard interaktif berbasis web.
Melalui tampilan visual berupa grafik, indikator performa, dan sistem peringatan otomatis, tim IT perusahaan dapat memantau stabilitas jaringan secara menyeluruh.
Informasi ini bisa diakses kapan saja dan di mana saja, bahkan bisa diintegrasikan dengan aplikasi komunikasi populer seperti Telegram.
Baca Juga: Sambut HUT RI, Warga Tangerang Bisa Nikmati Diskon Pajak Tanpa Ribet Sepanjang Agustus
Menurut Komang, jaringan yang tidak stabil sering menjadi penyebab terhambatnya proses komunikasi internal maupun layanan terhadap konsumen.
Hal ini tentu saja bisa berakibat pada menurunnya produktivitas hingga hilangnya kepercayaan pasar.
“Bayangkan bila sistem pembayaran digital atau komunikasi internal terganggu selama satu jam saja, berapa besar kerugian yang ditanggung sebuah perusahaan?” ujarnya.
Solusi baru dari Telkom ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau, tetapi juga sebagai alat analisis.
Sistem ini mampu membaca pola gangguan jaringan dan menyajikan laporan yang dapat digunakan untuk menyusun rencana perbaikan atau pengembangan ke depannya.
Dalam proses pengembangannya, Telkom menggandeng berbagai mitra strategis serta mengadopsi pendekatan berbasis kebutuhan lapangan.
“Kami menyerap masukan langsung dari pengguna di berbagai sektor, mulai dari keuangan hingga sektor publik, untuk memastikan sistem ini benar-benar adaptif,” tambah Komang.
Telkom menilai bahwa ke depan, digitalisasi tidak cukup hanya dengan adopsi internet cepat.
Keandalan infrastruktur dan sistem pemantauan yang terintegrasi menjadi kunci dalam mewujudkan transformasi digital yang efektif.
Baca Juga: Hakim Tantang Nikita Bawa Bukti ke Aparat Hukum, Tudingan Main Mata dengan Jaksa Mencuat
Tak hanya ditujukan untuk kalangan korporasi, sistem ini juga dapat diadopsi oleh institusi pendidikan, pemerintahan, dan rumah sakit yang membutuhkan jaringan stabil untuk operasional harian.
“Ketika semua aktivitas bergantung pada data dan konektivitas, maka menjaga jaringan tetap sehat bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” pungkas Komang.
Melalui solusi ini, Telkom berharap bisa membantu lebih banyak pelaku usaha dan lembaga untuk terus produktif tanpa harus terganggu oleh isu teknis jaringan yang kerap kali sulit terdeteksi sejak dini.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






