Banten

Update! Tim SAR Temukan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Andi Syafrani | 6 Juli 2025, 17:28 WIB
Update! Tim SAR Temukan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

AKURAT BANTEN — Proses pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya terus membuahkan hasil, meski dibalut duka.

Pada Minggu, 6 Juli 2025, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan selatan Selat Bali.

Baca Juga: Tenggelam di Dasar Laut Selat Bali, Tim SAR Sisir Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya

Korban berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekitar pukul 10.41 WIB oleh KRI Pulau Fanildo, kapal perang milik TNI AL yang sedang menjalankan misi survei bawah laut.

Temuan ini menambah jumlah korban tewas menjadi tujuh orang, sementara 30 lainnya berhasil diselamatkan dan 28 masih dinyatakan hilang.

Baca Juga: GBK Siap Bergemuruh! 1.725 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Duel Oxford vs All Star

"Jenazah awalnya terdeteksi saat KRI Pulau Fanildo melakukan pemantauan sonar bawah laut. Setelah sinyal muncul, kami langsung arahkan KRI Tongkol untuk melakukan evakuasi," ujar Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Surabaya, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, di Dermaga Pusri, Banyuwangi.

Baca Juga: Bendung Katulampa Naik Level! Hujan Deras Bogor Bisa Bawa Banjir ke Jakarta

Saat ditemukan, jenazah korban berada dalam posisi tengkurap, mengenakan kaos biru navy dan celana pendek. Identitasnya masih belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas ataupun tanda pengenal lain saat evakuasi dilakukan.

Baca Juga: Jangan Panik! Ini yang Harus Anda Lakukan Kalau Lupa Niat Puasa Qadha

Jenazah kemudian dibawa ke darat menggunakan KRI Tongkol dan tiba di Dermaga Ketapang sekitar pukul 13.30 WIB. Dari sana, korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi oleh tim forensik sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Sesuai prosedur, jenazah akan melalui proses identifikasi lanjutan agar bisa dipastikan identitasnya. Ini penting agar keluarga bisa mendapatkan kepastian,” tambah Endra Hartono.

Baca Juga: Coba Buka WhatsApp Sekarang, Anda Akan Menerima Pesan dari 96 Pinjol Legal yang Terdaftar di 2025

Sehari sebelumnya, pada Sabtu (5/7), tim SAR dari Dinas Navigasi Kementerian Perhubungan mengonfirmasi temuan benda besar di dasar laut dengan kedalaman 40-60 meter. Objek tersebut diyakini kuat sebagai bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada Rabu (2/7) lalu.

Proses pencarian korban terus dilanjutkan dengan menggunakan kombinasi teknologi bawah laut dan penyelaman manual.

Cuaca serta arus laut yang cukup kencang menjadi tantangan tersendiri, namun semangat para penyelamat tidak surut. Harapan masih ada, dan keluarga korban masih menanti kabar baik dengan penuh doa dan ketabahan.

Baca Juga: Pecah Rekor! Polres Metro Tangerang Kota Raih 4 Penghargaan di Momen Bersejarah Bhayangkara

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC