Banten

Bendung Katulampa Naik Level! Hujan Deras Bogor Bisa Bawa Banjir ke Jakarta

Andi Syafriadi | 6 Juli 2025, 10:25 WIB
Bendung Katulampa Naik Level! Hujan Deras Bogor Bisa Bawa Banjir ke Jakarta

AKURAT BANTEN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya sejak Sabtu (5/7/2025) sore menyebabkan debit air di Bendung Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, mengalami peningkatan signifikan.

Ketinggian air tercatat mencapai 150 sentimeter, yang menempatkan status bendungan ke dalam level Siaga 3.

Baca Juga: HEBOH BOGOR Puncak! 75 Orang Diciduk Polisi di Villa Mewah Berkedok 'Family Gathering': Terbongkar Jadi Ajang Pesta Gay Berdarah Rp200 Ribu!

Kondisi ini terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kawasan Kota Bogor hingga daerah Puncak, Cisarua, yang merupakan hulu dari aliran Sungai Ciliwung.

Air hujan yang melimpah dari daerah hulu tersebut langsung mengalir ke Bendung Katulampa, memicu kenaikan debit air secara cepat.

“Peningkatan debit air di Bendung Katulampa terpantau sejak pukul 18.00 WIB. Hujan cukup deras terjadi sejak sore dan tidak mereda hingga malam hari,” ujar petugas Bendung Katulampa saat dikonfirmasi.

Ia juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar aliran Sungai Ciliwung untuk meningkatkan kewaspadaan.

Dengan status Siaga 3, artinya ketinggian air di Bendung Katulampa berada dalam level peringatan dini, di mana potensi banjir kiriman ke wilayah hilir Sungai Ciliwung, termasuk Jakarta, mulai terbuka.

Air dari Katulampa diperkirakan akan sampai ke wilayah ibu kota dalam waktu 9 hingga 12 jam ke depan, tergantung pada arus dan intensitas hujan lanjutan.

BPBD Kota Bogor dan DKI Jakarta juga telah menerima laporan resmi dari pos pantau Katulampa dan tengah melakukan pemantauan intensif.

Warga di bantaran Sungai Ciliwung, khususnya yang berada di wilayah Depok, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, diminta untuk siaga terhadap kemungkinan peningkatan debit air pada Minggu dini hari (6/7/2025).

Baca Juga: Bongkar Jaringan Narkoba Bekasi-Bogor-Depok, Satresnarkoba Sita Ribuan Ekstasi dan Puluhan Gram Sabu

Beberapa kawasan langganan banjir di Jakarta, seperti Kampung Pulo, Cililitan, Rawajati, dan Bidara Cina, menjadi titik perhatian utama.

Jika hujan masih terus berlanjut di wilayah Bogor atau terjadi hujan lokal di Jakarta, maka risiko banjir akan semakin besar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) juga telah mengaktifkan sistem pompa otomatis di sejumlah titik rawan genangan dan mengimbau RT/RW untuk bersiap jika diperlukan evakuasi sementara.

Sementara itu, warga di kawasan Bogor juga mulai merasakan dampaknya. Beberapa ruas jalan di kota hujan itu terpantau tergenang, seperti Jalan Pajajaran dan kawasan Tanah Baru.

Baca Juga: Bogor Bakal Keluar Dari Jawa Barat dan Buat Provinsi Baru? Wacana Pemekaran Wilayah Makin Serius

Kendaraan harus memperlambat laju dan beberapa pengendara motor bahkan memilih berhenti menunggu genangan surut.

BPBD dan BMKG mengingatkan bahwa intensitas hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak lengah dan segera mencari informasi melalui kanal resmi pemerintah jika terjadi kondisi darurat.

Warga juga diimbau untuk mengamankan barang-barang penting, menghindari beraktivitas di sekitar sungai saat debit meningkat, serta memantau kondisi air secara berkala.

Khususnya untuk warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, kewaspadaan tinggi diperlukan untuk mengantisipasi potensi banjir kiriman dari hulu.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.