Waspada Oknum Mengaku Polisi! Polres Metro Jakut Imbau Warga Minta Surat Tugas dan Identitas

Akurat Banten - Polres Metro Jakarta Utara kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Polisi Ahmad Fuady, menegaskan pentingnya meminta surat tugas dan identitas resmi apabila ada seseorang yang datang dan mengklaim sebagai polisi.
“Kalau ada yang mengaku polisi, minta tunjukkan surat tugas dan identitasnya. Jika tidak jelas, segera lapor,” ujar Kapolres.
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk respons atas meningkatnya laporan masyarakat mengenai aksi penipuan yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan institusi kepolisian.
Baca Juga: Tips Gen Z Cepat Mendapatkan Pekerjaan di Era Kompetitif
Salah satu masalah yang paling disorot oleh Kapolres adalah keberadaan penagih utang atau debt collector ilegal yang kerap meresahkan warga.
Menurut Fuady, banyak warga yang mengeluhkan adanya oknum debt collector yang bertindak sewenang-wenang, bahkan terkadang mengintimidasi pemilik kendaraan atau rumah.
“Debt collector juga akan kita tindak tegas jika terbukti melanggar,” tegasnya.
Selain mengingatkan soal oknum polisi dan debt collector, Kapolres juga menyampaikan bahwa Polri dan TNI berkomitmen untuk terus memberantas aksi premanisme dan melakukan penertiban terhadap atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengganggu ketertiban umum.
Baca Juga: Buruan Cek! Bansos Bulan Mei 2025 Cair Lagi, Mulai dari PIP - BLT Dana Desa
“Jangan ragu untuk melapor jika menemukan praktik pungli, aksi premanisme, atau gangguan keamanan lainnya di lingkungan tempat tinggal,” lanjut Fuady.
Dia juga menekankan pentingnya peran aktif dari masyarakat, khususnya para pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurutnya, keamanan bukan semata-mata tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
"Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Dari hal kecil di tingkat RT, kita harus tahu siapa warganya, dan membangun komunikasi yang terbuka," ucapnya.
Baca Juga: Tangisan Tak Berujung: 11 Orang Tewas Akibat Serangan Udara Israel, 9 di Antaranya Anak Dokter Gaza
Sementara itu, Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, turut menyoroti permasalahan lain di wilayahnya, yakni keberadaan gerobak liar yang mengganggu ketertiban jalan dan lingkungan.
“Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menertibkan masalah gerobak liar ini,” ujarnya.
AKBP Agus juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan pengawasan lingkungan secara mandiri, terutama saat jam-jam rawan seperti waktu ibadah.
Sistem ronda malam atau penjagaan secara bergiliran dinilai efektif untuk mencegah tindakan kriminal.
Baca Juga: Heboh! Minyak Babi di RM Legendaris Ayam Goreng Widuran Solo, Muhammadiyah Minta Agar Diproses Hukum
Imbauan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat Jakarta Utara agar tetap waspada dan proaktif menjaga lingkungan.
Kesadaran kolektif, komunikasi terbuka antarwarga, serta sinergi dengan aparat menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







