Banten

Mengintip Upaya Pemkot Jakarta Timur dalam Mengawasi dan Menangkal Tawuran Remaja lewat Media Sosial dan Komunitas

Moehamad Dheny Permana | 24 Mei 2025, 04:53 WIB
Mengintip Upaya Pemkot Jakarta Timur dalam Mengawasi dan Menangkal Tawuran Remaja lewat Media Sosial dan Komunitas

Akurat Banten - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) semakin gencar melakukan pengawasan terhadap akun-akun media sosial yang sering dipakai sebagai saluran komunikasi bagi aksi tawuran antar remaja.

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mencegah dan menekan angka tawuran yang selama ini menjadi masalah serius di wilayahnya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama erat dengan unit siber dalam memantau aktivitas di media sosial yang berpotensi memicu bentrokan antar kelompok remaja.

Baca Juga: Geger Pendudukan Lahan BMKG oleh Ormas di Tangsel, Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kasus Sengketa Aset Negara

“Kami lakukan pengawasan akun-akun tawuran di media sosial bekerja sama dengan unit siber,” ujar Munjirin saat dikonfirmasi di Jakarta pada hari Jumat.

Menurut Munjirin, penanganan tawuran bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan memerlukan kontribusi dari berbagai pihak.

Kolaborasi antara Polres Metro Jakarta Timur, Satpol PP, sekolah, hingga orang tua menjadi kunci keberhasilan mengendalikan tawuran yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Sejak awal Ramadhan hingga kini, Pemerintah Kota Jakarta Timur sudah melaksanakan berbagai upaya mitigasi.

Data menunjukkan tawuran selama dua bulan terakhir hanya terjadi sebanyak tiga kali, dan semua insiden tersebut berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan dari Polres, TNI, dan Satpol PP.

Baca Juga: Rahasia Jitu Sukses Wawancara Kerja, Kunci Mendapatkan Pekerjaan Impian!

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa pendekatan terpadu mulai membuahkan hasil.

Selain pengawasan di dunia maya, Pemkot juga memaksimalkan peran teknologi pengawasan fisik dengan memanfaatkan kamera CCTV di lokasi-lokasi rawan tawuran.

Pemantauan secara real-time ini memungkinkan petugas segera bergerak cepat jika ada indikasi tawuran akan terjadi.

Tidak hanya itu, tiga pilar di Jakarta Timur juga menyediakan layanan call center melalui nomor hotline 112 dan 110, agar masyarakat bisa melaporkan secara cepat apabila menemukan kerumunan atau indikasi tawuran.

Baca Juga: Lewotobi Laki-Laki Masih Awas, Gunung Tenang yang Menyimpan Ancaman Dahsyat

Satpol PP pun rajin melakukan kegiatan “goes to school” guna mensosialisasikan bahaya tawuran kepada siswa di berbagai sekolah.

Dalam upaya mencegah tawuran susulan yang biasa terjadi antar kelompok remaja, Wali Kota Munjirin mengimbau sekolah-sekolah untuk memperbanyak kegiatan positif yang dapat mengalihkan energi dan waktu para siswa dari hal-hal negatif.

Di sisi lain, peran orang tua juga sangat vital untuk mengawasi dan memperjelas aktivitas anak ketika keluar rumah agar mereka tidak terjerumus dalam konflik.

Munjirin menekankan bahwa warga Jakarta Timur harus bersatu membangun ketertiban dan keamanan lingkungan.

Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Temui Khofifah, Bahas Kerja Sama BPD dan Strategi Bangun Ekonomi Daerah

Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kerumunan yang potensial memicu tawuran, dan mengoptimalkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang terhubung langsung dengan pusat panggilan Pemkot dan kepolisian.

Dengan komunikasi yang terjalin baik antar warga dan petugas, penanganan tawuran bisa lebih cepat dan efektif.

Kasus tawuran terbaru yang terekam di kawasan flyover Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat dua kelompok remaja saling serang dengan senjata tajam.

Baca Juga: Lewotobi Laki-Laki Masih Awas, Gunung Tenang yang Menyimpan Ancaman Dahsyat

Aksi brutal ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan ketat dan kerja sama masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Dengan langkah-langkah pengawasan di dunia nyata dan dunia maya, serta kolaborasi semua elemen masyarakat, Pemerintah Kota Jakarta Timur berkomitmen menekan tawuran agar tidak menjadi ancaman bagi generasi muda dan keamanan kota secara keseluruhan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.