Prabowo Usulkan Kampung Indonesia di Dekat Masjidil Haram, Pangeran MBS Beri Sinyal Positif

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan perkampungan jemaah Indonesia di dekat Masjidil Haram, Mekkah, kepada Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Pangeran MBS dan membuka peluang kerja sama bilateral dalam pelayanan haji dan umrah.
Dalam sambutannya saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia menginginkan adanya kawasan khusus yang dapat menunjang kenyamanan dan efisiensi bagi jemaah Tanah Air di Tanah Suci.
Baca Juga: KPK Dibatasi, Pejabat BUMN Kini Tak Lagi Bisa Disentuh Lewat UU Baru
“Reaksi Beliau cukup positif. Beliau mengatakan mari direncanakan secara teknis dengan baik,” ujar Presiden.
Rencana pembangunan kampung Indonesia itu akan dibahas lebih lanjut secara teknis oleh tim dari Indonesia bersama otoritas Arab Saudi.
Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar, disebut sudah lebih dahulu mengunjungi Arab Saudi untuk menjajaki kemungkinan kerja sama ini.
Presiden Prabowo juga berencana kembali berkunjung ke Arab Saudi untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
Baca Juga: Simak! Berikut Jadwal Pencairan Gaji 13 PNS 2025 Beserta Tanggal dan Nominalnya
Ia menyatakan keyakinannya bahwa jika disetujui, perkampungan Indonesia ini akan sangat membantu efisiensi dan kualitas pelayanan jemaah haji serta umrah yang berasal dari Indonesia.
“Insyaallah kita akan punya perkampungan sendiri, dan kita akan bikin efisien,” kata Presiden.
Indonesia sendiri merupakan salah satu pengirim jemaah haji dan umrah terbesar di dunia, dengan jumlah mencapai lebih dari 2 juta orang per tahun.
Dalam puncaknya, pengiriman bisa mencapai 12.000 jemaah per hari.
Baca Juga: Rahasia Investasi Properti Jangka Panjang yang Sering Dilewatkan Pemula
Untuk meningkatkan pelayanan, Presiden juga meresmikan jalur Makkah Route di Terminal Khusus Haji dan Umrah Soekarno-Hatta.
Jalur ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi Arab Saudi langsung di Indonesia, sehingga sesampainya di Mekkah mereka tak perlu lagi mengantre.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menekan biaya haji semurah mungkin demi jemaah Indonesia yang telah menabung dan menanti bertahun-tahun untuk berhaji.
Baca Juga: Vasektomi: Bukan Sekadar Mitos, Ini Fakta Kontrasepsi Pria yang Perlu Anda Tahu!
Inisiatif ini menandai babak baru hubungan Indonesia-Arab Saudi dalam urusan keagamaan dan perlindungan jemaah haji serta umrah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







