Banten

Sedang Ramai Flu Singapura, Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Saiful Anwar | 2 April 2024, 10:10 WIB
Sedang Ramai Flu Singapura, Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

AKURAT BANTEN - Baru-baru ini dunia medis sedang ramai mengenai penyakit flu singapura. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak atau bayi, tetapi juga bisa menyerang orang dewasa.

Flu Singapura atau hand, foot, and mouth disease (HFMD) adalah penyakit yang mudah menular dan sering menyerang anak-anak usia 5-10 tahun.

Flu Singapura berbeda dengan herpangina. Pada herpangina tidak terjadi ruam pada tangan dan kaki. Selain itu ruam pada flu Singapura juga kerap disamakan dengan cacar air, tapi ruam pada cacar air biasanya lebih meluas ke seluruh tubuh.

Baca Juga: 25 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2024, Cocok Jadi Status Medsos!

Melansir dari berbagai sumber, berikut gejala, penyebab, dan pengobatan flu singapura.

Penyebab Flu Singapura

Flu Singapura disebabkan oleh infeksi Coxsackievirus A16 dan Coxsackievirus A6, yaitu jenis virus yang termasuk kelompok Enterovirus. Pada beberapa kasus, jenis lain dari Enterovirus seperti Enterovirus 71 juga bisa menyebabkan flu Singapura.

Virus penyebab flu Singapura hidup di cairan hidung dan tenggorokan, air liur, tinja, serta cairan dari lepuh pada kulit. Flu Singapura dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih banyak dialami oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun, terutama anak yang sering dititipkan di fasilitas penitipan anak.

Baca Juga: Juara Liga Voli Korea! Hyundai Hillstate Hajar Kembali Pink Spiders 3-0 di Leg Ketiga

Gejala Flu Singpura

Gejala awal flu Singapura bisa muncul 3–6 hari setelah seseorang terinfeksi virus. Umumnya, penderita akan mengalami demam atau sakit tenggorokan, kemudian 1–2 hari setelahnya akan muncul sariawan, ruam, dan lepuh.

Berikut ini adalah gejala seseorang mengalami flu Singapura :

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Sariawan yang terasa nyeri di lidah, gusi, dan bagian pipi dalam
  • Hilang nafsu makan
  • Ruam merah yang tidak terasa gatal
  • Rewel
  • Nyeri perut
  • Batuk

Pengobatan Flu Singapura

Pada sebagian besar kasus, flu Singapura tidak membutuhkan pengobatan khusus karena gejalanya akan mereda setelah 7–10 hari. Namun, untuk meredakan keluhan dan mempercepat pemulihan, dokter akan meresepkan sejumlah obat berikut:

  • Paracetamol atau ibuprofen, untuk meredakan demam dan mengurangi rasa nyeri
  • Salep kulit, untuk mengurangi keluhan pada kulit, termasuk ruam, lepuh, dan gatal di kulit
  • Tablet isap, untuk mengurangi nyeri tenggorokan

Baca Juga: Kebakaran Disertai Ledakan Pabrik di Priuk Tangerang, Warga Berhamburan Ketakutan

Pasien juga dianjurkan untuk minum air es atau makan es krim guna membantu mengurangi peradangan, serta banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.