Mahfud MD Pamitan ke Pegawai Kemenko Polhukam: Saya Merasa Plong

AKURAT BANTEN - Mahfud MD pamitan dengan pegawai Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).
Pamitan diselimuti suasana haru. Para pegawai Kemenko Polhukam tampak menyambut Mahfud MD dengan penuh suka cita.
"Saya merasa plong, datang ke kantor Polhukam untuk pamitan," katanya, Jumat (2/2/2024).
Baca Juga: Putus Diterjang Banjir 2023 Lalu dan Ekonomi Lumpuh, Jembatan Cirompang Sobang Dibangun
Diakui Mahfud, sejak resmi menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, dirinya merasa gamang saat ke kantor.
Dia mengaku risih sekailgus khawatir tanpa sengaja menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan kampanye.
"3,5 bulan terakhir ini, sejak resmi jadi cawapres saya gamang jika ke kantor Kemenko Polhukam. Saya khawatir tanpa sengaja menggunakan fasilitas kantor untuk kampanye," jelasnya.
Tidak hanya itu, Mahfud juga khawatir dengan tetap bertahannya dia menjadi Menteri, akan berdampak pada tidak netralnya pegawai dan pejabat di Kemenko Polhukam.
Baca Juga: Cak Imin, Optimis Bakal Dapat Dukungan Suara Sebesar 70 Persen di Banten
"Saya khawatir pejabat dan pegawai Polhukam tidak netral dan melayani kepentingan politik saya karena saya jadi paslon," terangnya.
Diakuinya, sejak ditetapkan sebagai Cawapres itu, dirinya mengalami dilema dalam diri untuk mundur. Namun, dia menunggu waktu yang tepat.
"Tolak tarik agar saya mundur atau bertahan sebagai Menko Polhukam berlangsung 3,5 bulan. Tepat 1 Februari 2024 saya sudah menghadap Presiden Jokowi untuk minta berhenti," jelasnya.
Lebih lanjut, Mahfud kini merasa lega telah mengambil keputusan berat itu.
"Saya bangga pejabat-pejabat dan pegawai Polhukam bersikap netral. Saya benar-benar plong di Jumat yang penuh barokah ini," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 7Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 8Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 9Mikel Arteta Beri Peringatan Keras kepada Max Dowman: Kami Bukan di Disneyland!
- 10Michael Carrick Beri 5 Peringatan Keras untuk Pemain MU: Jangan Ada yang Merasa Lebih Besar dari Klub!




