Dokter Tifa Tak Terima Jadi Tersangka, Siap Gugat Polisi Lewat Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi

AKURAT BANTEN – Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai dr Tifa menolak penetapan dirinya sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo.
Ia memilih menempuh jalur hukum dengan mengajukan praperadilan untuk menguji keabsahan status tersebut.
Langkah praperadilan ini dilakukan sebagai bentuk keberatan atas proses hukum yang dinilai belum sepenuhnya sesuai prosedur.
Melalui mekanisme tersebut, pihak dr Tifa ingin memastikan apakah penetapan tersangka terhadap dirinya telah dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
Kuasa hukum dr Tifa menyampaikan bahwa pihaknya menilai terdapat sejumlah hal dalam proses penetapan tersangka yang perlu diuji di pengadilan.
Oleh karena itu, praperadilan dianggap sebagai langkah yang sah untuk mengoreksi jika terdapat dugaan kesalahan prosedur dalam penyidikan.
Kasus yang menyeret dr Tifa sendiri berkaitan dengan isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang sebelumnya sempat menjadi perbincangan luas di masyarakat.
Perkara ini juga melibatkan pihak lain yang turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
Penyidikan kasus tersebut ditangani oleh Polda Metro Jaya dan telah memasuki tahap lanjutan setelah penyidik mengumpulkan berbagai alat bukti.
Proses hukum kemudian berlanjut hingga penetapan status tersangka terhadap beberapa pihak yang dianggap terlibat.
Namun, pihak dr Tifa menegaskan bahwa pernyataan yang ia sampaikan di ruang publik merupakan bagian dari kebebasan berpendapat.
Ia merasa tidak ada unsur kesengajaan untuk mencemarkan nama baik sehingga penetapan tersangka terhadap dirinya dianggap tidak tepat.
Baca Juga: Babak Baru Polemik Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polisi, Kuasa Hukum Protes
Situasi ini membuat dr Tifa mengambil langkah hukum lanjutan melalui praperadilan, yang nantinya akan menjadi ruang untuk menguji sah atau tidaknya proses penetapan tersangka oleh aparat penegak hukum.
Sementara itu, kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden Jokowi masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik.
Proses penyidikan tetap berjalan dengan tahapan yang telah ditentukan oleh pihak kepolisian sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Pengajuan praperadilan oleh dr Tifa diperkirakan akan menjadi salah satu titik penting dalam perkembangan kasus ini, karena akan menentukan apakah penetapan status tersangka terhadap dirinya dapat dipertahankan atau harus dibatalkan oleh pengadilan.
Baca Juga: Babak Baru Polemik Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polisi, Kuasa Hukum Protes
Hingga kini, publik masih menantikan kelanjutan proses hukum tersebut seiring dengan berkembangnya dinamika kasus yang melibatkan sejumlah tokoh publik dalam perkara dugaan pencemaran nama baik ini.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







