Sering Dibaca Saat Tarawih, Ternyata Ini Arti dan Keutamaan Doa Subhanal Malikil Quddus

AKURAT BANTEN - Bulan Ramadan menjadi momen umat Islam memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Salah satu bacaan yang sering terdengar setelah salat witir atau tarawih adalah “Subhanal Malikil Quddus”.
Banyak orang melafalkannya, namun belum semua memahami arti dan maknanya.
Kalimat tersebut berasal dari bahasa Arab yang berarti, “Mahasuci Raja Yang Mahakudus.”
Baca Juga: Basuki Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN, Kemegahan Rumah Ibadah Baru Bikin Warga Takjub
Bacaan ini merupakan bentuk pujian kepada Allah SWT atas kesempurnaan dan keagungan-Nya.
Doa ini biasanya dibaca tiga kali setelah salat witir, dengan bacaan ketiga disertai suara lebih panjang atau pelan sebagai bentuk pengagungan.
Dalam riwayat hadis, Rasulullah SAW disebut sering membaca doa ini setelah witir.
Bacaan tersebut menjadi sunnah yang dianjurkan untuk diamalkan umat Islam, terutama di bulan Ramadan saat umat memperbanyak ibadah malam.
Baca Juga: Bacaan Doa Kamilin Setelah Tarawih Itu Apa? Ada Doa Setelah Witir Juga yang Jarang Diketahui
Doa “Subhanal Malikil Quddus” termasuk dzikir yang mengingatkan manusia akan kebesaran Allah SWT sebagai raja seluruh alam.
Kata “Malik” berarti raja atau penguasa, sedangkan “Quddus” bermakna suci dan terbebas dari segala kekurangan.
Selain sebagai dzikir setelah witir, bacaan ini juga dapat diamalkan dalam berbagai kesempatan sebagai bentuk tasbih.
Banyak ulama menjelaskan bahwa mengulang dzikir pujian kepada Allah membawa ketenangan hati dan menambah kekhusyukan dalam ibadah.
Baca Juga: Masih Ribut Tarawih 8 atau 20 Rakaat? Ulama Tegaskan Dua-Duanya Sah, Ini Penjelasan Lengkapnya
Di Indonesia, doa ini sering terdengar di masjid saat Ramadan, terutama setelah salat witir di malam tarawih.
Misalnya di masjid-masjid besar seperti Masjid Istiqlal, jamaah biasanya membaca doa tersebut bersama imam sebelum pulang dari salat malam.
Selain keutamaan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, membaca dzikir ini juga menjadi pengingat bahwa manusia hanyalah hamba yang harus selalu memuji Allah.
Dengan memahami arti bacaan, ibadah menjadi lebih khusyuk dan bermakna.
Baca Juga: Qunut Tarawih Ramadan Mulai Malam ke 16, Begini Cara Membaca Doa Qunut dalam Salat Sunnah
Bagi umat Islam yang ingin mengamalkan doa ini, caranya cukup sederhana.
Setelah salat witir, bacalah “Subhanal Malikil Quddus” sebanyak tiga kali.
Pada bacaan ketiga, dianjurkan membaca lebih pelan atau memanjangkan suara sebagai bentuk penghormatan.
Ramadan adalah waktu terbaik untuk membiasakan dzikir dan doa.
Selain meningkatkan pahala, kebiasaan ini dapat memperkuat iman dan kedekatan kepada Allah SWT.
Memahami arti doa yang dibaca juga penting agar ibadah tidak sekadar rutinitas.
Dengan mengetahui maknanya, umat Islam dapat merasakan kedalaman spiritual dari setiap dzikir yang diucapkan.
Semoga dengan membaca “Subhanal Malikil Quddus”, hati menjadi lebih tenang, ibadah semakin khusyuk, dan Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh umat Islam.
Baca Juga: Besok, Syekh Khalid Abdul Kafi Pimpin Salat Tarawih di Masjid Raya Al Azhom Tangerang
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









