Banten

Dulunya Rival Kini Anies Baswedan Ucap Ultah Prabowo hingga Berikan Doa Baik Ini Pada Sang Presiden

Andi Syafriadi | 17 Oktober 2025, 08:59 WIB
Dulunya Rival Kini Anies Baswedan Ucap Ultah Prabowo hingga Berikan Doa Baik Ini Pada Sang Presiden

AKURAT BANTEN - Jumat, 17 Oktober 2025 menjadi momentum istimewa dalam dinamika politik Indonesia.

Di tengah berbagai gesekan dan kompetisi, muncul gestur yang mengejutkan sekaligus penuh makna: Anies Baswedan menyampaikan doa dan ucapan ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ucapan ini bukan sekadar salam biasa, melainkan sinyal bahwa hubungan antar tokoh politik bisa melampaui rivalitas masa lalu. 

Melalui akun media sosial resminya, Anies menuliskan:

Baca Juga: Anies Baswedan Bongkar Kejanggalan Program Barak Militer untuk Anak Nakal

Selamat ulang tahun dan panjang umur, Presiden Prabowo … Dalam setiap amanah besar, tersemat doa banyak orang: Semoga Allah berikan petunjuk, perlindungan, dan ketetapan hati dalam memilih yang benar di atas yang mudah, agar bangsa ini mampu melewati berbagai tantangan. Aamiin yra.”

Inti doa tersebut “petunjuk, perlindungan, dan ketetapan hati” menggambarkan harapan bahwa pengambilan keputusan di puncak kekuasaan hendaknya tidak semata-mata didasari kepentingan politik, melainkan juga arahan moral dan keberanian untuk tetap teguh di jalan benar.

Langkah Anies ini menarik perhatian publik karena secara eksplisit menunjukkan penghormatan meskipun keduanya pernah bersaing dalam Pilpres 2024.

Dalam politik Indonesia, ulang tahun seorang pemimpin biasanya dijadikan momentum untuk afirmasi dukungan atau penegasan hubungan.

Baca Juga: Doa dari Anies Baswedan Tentang Sekolah Rakyat untuk Prabowo Bikin Heboh, 'Mudah-mudahan'

Namun, ketika rival politik justru menyampaikan doa ikhlas, publik cenderung melihatnya sebagai strategi membangun citra kelembutan, rekonsiliasi, ataupun tajuk baru politik.

Bagi pengamat politik, ucapan Anies bisa dimaknai sebagai sinyal bahwa garis pemisah antara rivalitas dan kolaborasi semakin tipis.

Ia bisa menjadi upaya pendekatan simbolis yang menunjukkan bahwa meskipun pernah bertarung, relasi politik ke depan bisa lebih lunak dan pragmatis.

Prabowo Subianto, yang merayakan ulang tahun ke-74 pada 17 Oktober 2025, memiliki perjalanan panjang dalam politik Indonesia.

Baca Juga: Anies Menjenguk Tom Lembong, Warganet: Kalau Jokowi Temannya Dipenjara, Ditinggalin dah!

Lahir pada 17 Oktober 1951 di Jakarta, ia adalah anak dari ekonom Sumitro Djojohadikusumo dan Dora Sigar.

Kariernya yang lama di militer termasuk dalam Kopassus dan kemudian mencapai pangkat mayor jenderal menjadi fondasi bagi citranya sebagai tokoh otoritatif.

Sejak pensiun dari militer, Prabowo bergerak ke arena politik dengan mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Ia kemudian berulang kali maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden, menegaskan ambisinya dalam panggung nasional.

Baca Juga: Konsep Pendidikan Yang Salah? Anies Baswedan: Jangan Tempatkan Pendidikan Sebagai Persiapan Kerja

Apakah doa Anies itu cuma gestur simbolik atau bagian dari strategi politik yang lebih besar?

Di tengah dinamika partai dan koalisi, hubungan antar tokoh bisa berubah cepat.

Doa dan ucapan selamat semacam ini bisa menjadi pijakan awal dialog politik atau penjajakan kerja sama di masa mendatang terutama jika mereka menemukan kesamaan visi dan misi.

Bagi publik Banten khususnya, gerak politik elit pusat seperti ini penting diamati karena implikasinya dapat sampai ke level lokal: bagaimana partai dan tokoh lokal merespons, apakah akan ikut pola rekonsiliasi atau tetap mengambil posisi terpisah.

Baca Juga: Fenomena Coblos 3 Paslon di Pilkada Jakarta, Ungkapan Kekecewaan Pendukung Anies

Namun demikian, publik juga cermat memandang sikap politik. Jangan sampai gesture seperti doa menjadi bukti realitas kerja sama; harus ditunjang dengan aksi nyata dan konsistensi dalam pemerintahan.

Agar harapan yang tertulis dalam doa petunjuk, perlindungan, ketetapan hati benar-benar mengalir ke kebijakan untuk kesejahteraan rakyat.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.