Banten

Bukan Simbol Perlawanan, Ternyata Ini Alasan Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke 80

Andi Syafriadi | 2 Agustus 2025, 10:01 WIB
Bukan Simbol Perlawanan, Ternyata Ini Alasan Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke 80

AKURAT BANTEN – Menjelang HUT RI ke 80, media sosial diramaikan oleh fenomena tak biasa: berkibarnya bendera bajak laut dari serial anime Jepang One Piece di depan rumah-rumah warga dan kendaraan.

Bukan tanpa alasan, bendera ikonik tengkorak bertopi jerami itu disebut sebagai bentuk protes masyarakat terhadap situasi politik dan sosial di Indonesia saat ini.

Baca Juga: Vladimir Putin Ungkap Alasan BRICS Terbitkan Uang Kertas, untuk Alat Transaksi Alternatif Selain Dolar AS, Ada Bendera dan Tulisan Republik Indonesia

Salah satu warga Kebayoran, Jakarta Selatan, Riki Hidayat, mengaku dengan sengaja hendak mengibarkan bendera One Piece pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Ia menyebut tindakan itu bukan sekadar gaya atau tren, melainkan bentuk kritik terhadap pemerintahan.

Bendera One Piece ini bukan lambang hilangnya nasionalisme. Justru ini adalah ekspresi kami, rakyat biasa, yang sudah jenuh dengan janji-janji dan kebijakan yang tidak berpihak,” kata Riki saat ditemui, Kamis (31/7/2025).

Riki menyebut bahwa cinta Tanah Air tidak harus diwujudkan dengan formalitas semata.

Saya cinta Indonesia, tapi Indonesia yang adil dan melindungi warganya. Apa artinya nasionalisme kalau negara tidak hadir dalam kesulitan warganya?” tambahnya.

Hal serupa disampaikan oleh Rian, warga Depok, Jawa Barat. Pria 32 tahun itu menilai Hari Kemerdekaan tahun ini terasa hambar dan tak layak dirayakan.

Apa yang kita rayakan? Harga kebutuhan naik, kerja susah, hukum terasa tumpul ke atas. Kita belum benar-benar merdeka,” ujarnya.

Fenomena ini pun memancing reaksi dari pejabat pemerintah. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai gerakan pemasangan bendera bajak laut itu tidak bisa dianggap remeh.

Baca Juga: Al Muktabar Saksikan Diatas Perahu, Saat Bendera Raksasa Dibentangkan Forum Potensi SAR di Danau Retensi KP3B Serang, Pada HUT RI ke-79

Ia menyebutnya sebagai upaya sistematis yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

"Kami sudah menerima laporan dari lembaga pengamanan bahwa gerakan ini bukan spontanitas, tapi ada upaya untuk memecah belah," kata Dasco dalam keterangannya di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Mengutip situs OnePiece.fandom.com, bendera bajak laut dalam serial tersebut dikenal dengan nama Jolly Roger. Simbol itu terdiri dari tengkorak manusia dengan dua tulang bersilang di belakangnya.

Dalam anime One Piece, kru Bajak Laut Topi Jerami (Straw Hat Pirates) memodifikasi Jolly Roger mereka dengan tambahan topi jerami sebagai identitas mereka.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten Al Muktabar Serahkan Duplikat Bendera Pusaka ke Paskibraka, Dikibarkan Pada Saat Upacara HUR RI Ke-79

Secara historis, Jolly Roger digunakan sebagai simbol bahaya dan pemberontakan. Dalam konteks One Piece, bendera ini melambangkan kebebasan, petualangan, dan perlawanan terhadap sistem yang korup atau menindas.

Di Indonesia, modifikasi bendera Jolly Roger dengan topi jerami digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai metafora perlawanan.

Mereka merasa terwakili oleh semangat kru Bajak Laut Topi Jerami yang menolak ketidakadilan dan melawan kekuasaan otoriter.

Meskipun masih menjadi perdebatan apakah aksi ini patut atau tidak, satu hal yang pasti: pemasangan bendera One Piece telah menjadi simbol baru protes rakyat.

Bukan karena mereka tidak cinta Indonesia, melainkan karena mereka ingin Indonesia yang lebih baik.

***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.