Banten

Basuki Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN, Kemegahan Rumah Ibadah Baru Bikin Warga Takjub

Aullia Rachma Puteri | 20 Februari 2026, 18:59 WIB
Basuki Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN, Kemegahan Rumah Ibadah Baru Bikin Warga Takjub

AKURAT BANTEN - Suasana Ramadan di kawasan Ibu Kota Nusantara terasa semakin hidup setelah Masjid Negara yang baru rampung mulai difungsikan untuk salat tarawih berjamaah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono turut hadir dalam salah satu tarawih perdana di masjid megah tersebut, menandai kesiapan fasilitas keagamaan di ibu kota baru Indonesia.

Masjid Negara di IKN menjadi simbol penting dalam pembangunan kawasan pemerintahan masa depan.

Dengan desain modern bernuansa Islami, bangunan ini dirancang bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pendidikan umat.

Baca Juga: Prabowo Tinjau IKN, Sinyal Serius Pemerintah Menyiapkan Ibu Kota Masa Depan

Lampu-lampu yang menerangi kubah dan halaman masjid menghadirkan suasana khusyuk sekaligus megah saat malam Ramadan.

Basuki menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ibadah merupakan bagian penting dari konsep kota berkelanjutan di IKN.

Menurutnya, ibu kota baru tidak hanya dirancang sebagai pusat administrasi, tetapi juga harus mampu memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat.

Kehadiran masjid negara diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi aparatur negara maupun masyarakat umum yang akan menetap di kawasan tersebut.

Baca Juga: Prabowo Gas Pol IKN Target 2028 Presiden Koreksi Desain hingga Fungsi Kawasan Lembaga Negara

Masjid ini memiliki kapasitas besar untuk menampung ribuan jamaah.

Selain ruang utama yang luas, fasilitas pendukung seperti area wudhu modern, ruang kajian, dan area terbuka untuk kegiatan keagamaan turut disiapkan.

Arsitektur masjid mengusung konsep ramah lingkungan dengan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang optimal, sejalan dengan visi pembangunan hijau IKN.

Pada malam tarawih perdana, jamaah yang hadir merasakan suasana berbeda.

Baca Juga: Gibran Tinjau Proyek Kunci di IKN, Pastikan Infrastruktur Siap Sambut Pemerintahan Baru

Banyak di antara mereka yang datang dari berbagai daerah untuk melihat langsung masjid negara yang selama ini hanya terlihat dalam rencana pembangunan.

Suara imam yang menggema di ruang utama menambah kekhidmatan ibadah, sementara jamaah memadati saf hingga halaman luar masjid.

Bagi pemerintah, momentum Ramadan menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembangunan IKN terus berjalan dan mulai memberikan manfaat nyata.

Sejumlah fasilitas publik seperti hunian, jalan, dan sarana ibadah mulai difungsikan secara bertahap.

Baca Juga: Basuki Hadimuljono: Efisiensi Anggaran Tidak Berpengaruh, Pembangunan IKN Masuk Tahap Dua

Kehadiran masjid negara menjadi bukti bahwa aspek spiritual juga mendapat perhatian serius dalam pembangunan ibu kota baru.

Masjid ini diharapkan menjadi ikon religi sekaligus destinasi wisata religi di masa depan.

Selain kegiatan salat berjamaah, pemerintah berencana menghadirkan program pendidikan Al-Qur’an, kajian keislaman, hingga kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar.

Dengan demikian, masjid dapat menjadi pusat kehidupan spiritual yang hidup dan berkelanjutan.

Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Rela Berkantor di IKN Selama 40 Hari, Hingga Purnatugas

Tarawih perdana yang dihadiri Basuki menjadi simbol awal kehidupan religi di IKN.

Di tengah pembangunan yang masih berlangsung, cahaya masjid negara memberikan harapan bahwa ibu kota baru Indonesia tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual dan kebersamaan masyarakatnya.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.