Dahsyatnya Tekanan SURAT PERINTAH SOLO, Said Didu: Selamatkan Prabowo dari Bubur Panas Politik, yang Dibuat Jokowi dan Oligarki

AKURAT BANTEN - Tokoh dan sosok 'Manusia Merdeka', Said Didu, menyebut kejahatan Joko Widodo (Jokowi) yaitu, mencoba menekan Prabowo Subianto, dengan melakukan pertemuan pada 10 dan 11 Oktober 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama para Oligarki.
Dikutip Akurat Banten, dari Podcast Abraham Samad, dipublis pada 14 Nov 2024 lalu, bahwa pertemuan tersebut, menghasilkan sebuah rumusan yang disebut sebagai "SURAT PERINTAH SOLO" pada 13 Oktober 2024.
Kuat dugaan, bahwa surat perintah tersebut, melampaui dahsyatnya kekuatan, jika dibanding SUPERSEMAR 1966 dan DEKRIT PRESIDEN 1959, salah satunya, seperti:
Baca Juga: Indonesia akan Bangun PLTN di Tahun 2032, Manfaatkan Nuklir untuk Kebutuhan Energi Masa Depan
"Menjadikan GIBRAN sebagai BONEKA OLIGARKI Pantai Utara Jakarta," sebut Said Didu dalam Podcast tersebut.
Diketahui, sebelum Prabowo dilantik, dinilai Said Didu juga berpotensi menjadikan tekanan bagi Prabowo, yakni "Jokowi bersiasat menekan Prabowo, dengan menyatakan bahwa dirinya tidak akan hadir saat pelantikan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI ke-8". tuturnya.
Selanjutnya, pada Sabtu, 13 Oktober 2024 tersebut, Said Didu menyatakan, jika Prabowo menemui Gibran, Jokowi dan Iriana, adalah dagelan politik dan tak lazim.
Akhirnya, pada hari Senin, 15 Oktober 2024, Prabowo melakukan pemanggilan kepada semua pejabat yang berada disekitarnya.
Pemanggilan ini, ditengarai Prabowo memberikan pengarahan untuk segera merealisasikan tekanan berat, usai pertemuannya dengan Jokowi di Solo terkait bagi-bagi kekuasaan.
Sehingga Said Didu berharap, untuk selalu menjaga dan menyelamatkan Prabowo, agar tidak terpengaruh oleh campur tangan Jokowi dan para Oligarki, dan memutuskan sesegera mungkin, untuk tidak lagi saling menyandera.
Said Didu, kemudian menghimbau "Prabowo jangan terjebak dalam bubur panas politik," tambah Didu.*******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







