Banten

Diplomat Arya Daru Buang Kantong Kresek yang Ternyata Isinya Mengejutkan, Polisi Langsung Bongkar di Tempat

Aullia Rachma Puteri | 25 Juli 2025, 09:14 WIB
Diplomat Arya Daru Buang Kantong Kresek yang Ternyata Isinya Mengejutkan, Polisi Langsung Bongkar di Tempat

AKURAT BANTEN – Misteri di balik kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, terus diselidiki aparat kepolisian.

Salah satu bagian penting dalam penyelidikan adalah kantong kresek hitam yang terlihat dibuang Arya sebelum jasadnya ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Fakta Penting! Kunci Slot Kamar Diplomat Arya Daru Ternyata Terkunci dari Dalam, Petunjuk Baru?

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Choirul Anam, mengungkapkan bahwa penyidik dari Polda Metro Jaya telah membongkar isi kantong tersebut.

Ia juga telah melihat langsung barang-barang di dalamnya saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Tadi kami ditunjukkan isinya apa saja, bagaimana mereka proses membukanya, bagaimana prosedurnya, karena itu bagian dari bukti,” kata Anam kepada wartawan, Selasa, 22 Juli 2025, usai berkunjung ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Meski demikian, Anam enggan membeberkan detail isi kantong kresek tersebut ke publik.

Menurutnya, informasi itu sepenuhnya menjadi wewenang penyidik.

“Kami belum bisa sampaikan saat ini apa saja isinya. Biarkan penyidik Polda Metro Jaya yang akan menjelaskan,” ujarnya.

Terkait penyebab kematian Arya Daru, pihak kepolisian hingga saat ini masih menunggu hasil autopsi dari tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan proses pemeriksaan forensik memerlukan waktu tambahan.

Baca Juga: Analisis Kriminolog Forensik: Ada Tanda-Tanda Tak Wajar di Balik Kematian Diplomat Arya Daru

“Penyidik sedang menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik, kurang lebih enam hari lagi,” ujarnya pada Minggu, 20 Juli 2025.

Reonald menambahkan bahwa hasil otopsi akan melibatkan analisis dari ahli forensik yang bertugas memeriksa organ-organ tubuh Arya.

“Kami perlu mengumpulkan semua keterangan, semua data terlebih dahulu sebelum menyimpulkan penyebab kematian,” ujarnya.

Penemuan jasad Arya Daru sendiri sempat menggemparkan publik.

Baca Juga: Kenapa Diplomat Kemlu Arya Daru Meninggal Dunia Dilakban Tapi Polisi Tak Temukan Kekerasan? Ternyata Ini Faktanya

Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah kamar kos Guest House Gondia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa pagi, 8 Juli 2025. Kepala Arya dibungkus lakban dan tubuhnya dibalut selimut.

Anam menyatakan telah mendapat penjelasan rinci dari penyidik mengenai posisi lakban, serta barang-barang lain yang ditemukan di sekitar tubuh korban.

“Posisi lakbannya kayak apa, alat-alat atau barang-barang lain yang terkait peristiwa itu, sekarang jauh lebih lengkap informasinya,” ucapnya.

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan sang istri yang tinggal di Yogyakarta.

Ia tak bisa menghubungi ponsel Arya dan meminta penjaga kos untuk memeriksa kamar suaminya. Saat pintu dibuka, jasad Arya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Polisi kini masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk motif kematian, keterlibatan pihak ketiga, serta isi kantong kresek yang menjadi bukti penting dalam kasus ini.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.