Gempa Sumedang Bersumber dari Sesar Tampomas, Ini Penjelasannya

AKURAT BANTEN - Gempa bumi yang mengguncang Sumedang akhir tahun 2023, diduga bersumber dari sesar Tampomas.
Dilansir dari laman X The Ekliptika Institute @marufins, dikatakan gempa Sumedang terjadi sebanyak tiga kali.
"3 gempa terjadi di bumi kota Sumedang dalam beberapa jam. Gempa terakhir (M4,8) diikuti aneka kerusakan ringan, termasuk retaknya terowongan Tol Cisumdawu," katanya, Senin (1/1/2024).
Baca Juga: Bus Ugal-ugalan 6 orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek
Dijelaskan, dari plotting posisi episenter, gempa nampaknya bersumber dari sesar Tampomas.
"Sesar Tampomas adalah patahan aktif sepanjang 8 Km dengan komponen pergerakan menurun (normal) dan kecepatan belum diketahui. Sesar aktif ini 'membelah' Gunung Tampomas, gunung berapi tidur (dormant)," sambungnya.
Dilanjutkan, sumber gempa Sumedang ada di ujung selatan dari sesar ini.
Sedangkan ujung utara sesar Tampomas hanya berjarak 5 Km dr lintasan sesar legendaris: sesar Baribis-Kendeng (sesar besar Jawa) khususnya segmen Tampomas.
"Sesar besar ini merentang dari Serang di barat sampai Surabaya di timur, membujur sepanjang Pantura Jawa. Melewati aneka kota pentinge meliputi Jakarta, Subang, Cirebon, Semarang, Purwodadi (Grobogan) dan Surabaya," tambahnya.
Baca Juga: Koordinator Mahasiswa Pengusir Pengungsi Rohingya di Aceh Diduga Dibayar Ratusan Juta
Dijelaskan, bahwa Sesar Tampomas adalah sesar orde dua dari sesar Baribis-Kendeng, karena kedudukan lintasannya yang menyudut (hingga hampir tegak lurus) terhadap sesar Baribis-Kendeng.
"Selain sesar Tampomas yang sudah masuk peta sesar aktif PusGen (pusat studi gempa bumi nasional) Balitbang @KemenPU, di Sumedang juga ada sesar Cileunyi-Tanjungsari yang diduga aktif," jelasnya.
Sesar Cileunyi, tambah akun itu, pada dasarnya perpanjangan sesar Tampomas yang membentang dari Sumedang sampai Cileunyi.
"Posisi sesar Cileunyi-Tanjungsari dalam peta. Sesar ini diduga aktif ya. Di posisi sesar ini, sekitar 5 km barat daya episentrum gempa Sumedang, terdapat terowongan tol Cisumdawu. Jadi logis kalo diduga terjadi pergerakan sesar Cileunyi-Tanjungsari," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 9TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 1013 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan





