Banten

Gempa Sumedang Bersumber dari Sesar Tampomas, Ini Penjelasannya

Mitha Theana | 1 Januari 2024, 18:25 WIB
Gempa Sumedang Bersumber dari Sesar Tampomas, Ini Penjelasannya

AKURAT BANTEN - Gempa bumi yang mengguncang Sumedang akhir tahun 2023, diduga bersumber dari sesar Tampomas. 

Dilansir dari laman X The Ekliptika Institute @marufins, dikatakan gempa Sumedang terjadi sebanyak tiga kali. 

"3 gempa terjadi di bumi kota Sumedang dalam beberapa jam. Gempa terakhir (M4,8) diikuti aneka kerusakan ringan, termasuk retaknya terowongan Tol Cisumdawu," katanya, Senin (1/1/2024). 

Baca Juga: Bus Ugal-ugalan 6 orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dijelaskan, dari plotting posisi episenter, gempa nampaknya bersumber dari sesar Tampomas. 

"Sesar Tampomas adalah patahan aktif sepanjang 8 Km dengan komponen pergerakan menurun (normal) dan kecepatan belum diketahui. Sesar aktif ini 'membelah' Gunung Tampomas, gunung berapi tidur (dormant)," sambungnya. 

Dilanjutkan, sumber gempa Sumedang ada di ujung selatan dari sesar ini. 

Sedangkan ujung utara sesar Tampomas hanya berjarak 5 Km dr lintasan sesar legendaris: sesar Baribis-Kendeng (sesar besar Jawa) khususnya segmen Tampomas.

"Sesar besar ini merentang dari Serang di barat sampai Surabaya di timur, membujur sepanjang Pantura Jawa. Melewati aneka kota pentinge meliputi Jakarta, Subang, Cirebon, Semarang, Purwodadi (Grobogan) dan Surabaya," tambahnya.

Baca Juga: Koordinator Mahasiswa Pengusir Pengungsi Rohingya di Aceh Diduga Dibayar Ratusan Juta

Dijelaskan, bahwa Sesar Tampomas adalah sesar orde dua dari sesar Baribis-Kendeng, karena kedudukan lintasannya yang menyudut (hingga hampir tegak lurus) terhadap sesar Baribis-Kendeng. 

"Selain sesar Tampomas yang sudah masuk peta sesar aktif PusGen (pusat studi gempa bumi nasional) Balitbang @KemenPU, di Sumedang juga ada sesar Cileunyi-Tanjungsari yang diduga aktif," jelasnya. 

Sesar Cileunyi, tambah akun itu, pada dasarnya perpanjangan sesar Tampomas yang membentang dari Sumedang sampai Cileunyi. 

"Posisi sesar Cileunyi-Tanjungsari dalam peta. Sesar ini diduga aktif ya. Di posisi sesar ini, sekitar 5 km barat daya episentrum gempa Sumedang, terdapat terowongan tol Cisumdawu. Jadi logis kalo diduga terjadi pergerakan sesar Cileunyi-Tanjungsari," tukasnya. 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.