Banten

RUSUH Antara Pro Israel Vs Pro Aksi Damai Palestina di Bitung Sulawesi Utara, Wasekjen Partai Demokrat Merespons Kericuhan

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 26 November 2023, 16:52 WIB
RUSUH Antara Pro Israel Vs Pro Aksi Damai Palestina di Bitung Sulawesi Utara, Wasekjen Partai Demokrat Merespons Kericuhan

AKURAT BANTEN - Dilansir dari Kumparannews, pada 26 November 2023 Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon merespons kericuhan ormas di Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (26/11). Dalam narasi yang beredar, kericuhan ini dipicu oleh penyerangan peserta aksi damai bela Palestina oleh massa pro Israel yang membawa senjata tajam dan bendera negara zionis.

Bentrok tersebut saat ini telah berakhir kondusif. Polisi telah turun tangan. Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, juga telah bertindak menenangkan warganya.

Jansen meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memproses hukum para pelaku secara adil. Dia khawatir jika kasus ini dibiarkan akan memicu kerusuhan baru.

 

Berikut pernyataan lengkap Politisi Demokrat tersebut:
th pak Kapolri @ListyoSigitP:

1) Membaca dan melihat berbagai video yg bertebaran di Medsos terkait kejadian di Bitung, Sulut, kami mohon tolong segera ditangani pak.

2) Jika tidak segera ditangani — apalagi di era medsos ini dimana berbagai kontent gampang sekali tersebar dan bisa jadi penyulut — bisa kemana-mana konfliknya pak. Kejadian Bitung ini jelas sangat rentan karena terkait dan bersinggungan dgn Agama.

3) Sebagai pengingat utk kita semua, kejadian di Bitung ini harus kita redakan dan selesaikan segera agar tidak terulang lagi seperti kasus Ambon. Dimana yg ada semua hancur. Kampung Islam-Kristen jadi terkotak-kotak. Parang dan senjata tiap hari berjaga di kedua belah pihak. Korban yg mati tanpa memandang pihak dll. Demikian juga halnya Poso.

4) Berikan tindakan dan sanksi hukum paling optimal bagi pihak manapun yg salah menurut hukum pak Kapolri. Tindakan hukum yg benar dan adil-lah salah satu kunci penyelesaian ini pak. Tanpa pandang bulu terhadap pihak manapun.

5) Kepada para tokoh Agama khususnya Kristen dan Islam yg ada di Sulut dan Bitung: harus juga segera turun tangan mendinginkan suasana ini. Termasuk para tokoh-tokoh masyarakat yg berasal dari ke-2 Agama. Karena bersama kita sadar, tidak ada gunanya ini terus berlanjut. Karena yg terjadi hanya akan jatuh korban dan kerusakan bagi kedua belah pihak.

6) Teman-teman Kristen mari juga kita tahan diri. Demikian juga para saudara kami yg Islam. Cukuplah di Palestina dan Israel sana yg perang dan jatuh korban, disini kita sama-sama anak bangsa masak juga harus perang dan jatuh korban.

7) Termasuk utk semua teman2ku yg Kristen harus dipahami: SIKAP RESMI bangsa dan Negara kita Indonesia ini, sejak dulu mendukung kebebasan dan kemerdekaan Palestina. Itulah sikap resmi pemerintah kita sejak dulu dan konsisten sampai hari ini. Mau siapapun pemerintahnya. Termasuk pemerintahan pak @jokowi hari ini.

Termasuk juga, ini adalah pelaksanaan dari pembukaan UUD kita dimana tegas dinyatakan “kemerdekaan adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan” dst.

8) Jadi untuk semua teman2 yg ada di daerah mayoritas Kristen bukan hanya di Sulut saja namun diseluruh tempat di Indonesia ini: jika ada saudara2 kita yg Muslim melaksanakan kegiatan dan aksi damai mendukung Palestina, yg mereka lakukan itu sudah sesuai dgn sikap Pemerintah kita,

Negara tempat kita tinggal Indonesia ini dan Konstitusi kita. Jika teman-teman tidak mau ikut jangan malah diganggu, dihalangi apalagi sampai dipersekusi. Kalau perlu malah ikut, karena Palestina ini bukan lagi soal Agama namun sudah soal kemanusiaan dan utamanya lagi SIKAP BANGSA KITA sejak dahulu kala.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.