Cara Memilih Prodi SNBP agar Peluang Lolos Lebih Besar, Banyak Siswa Salah Strategi
AKURAT BANTEN - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menjadi jalur favorit bagi siswa kelas 12 yang ingin masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes.
Namun, tingginya minat sering kali tidak diimbangi dengan strategi yang tepat.
Akibatnya, banyak siswa gagal bukan karena nilai rapor rendah, melainkan karena salah memilih program studi (prodi).
Memilih prodi SNBP tidak bisa dilakukan secara asal atau hanya mengikuti tren.
Baca Juga: Bobby Nasution Gratiskan Sekolah dan Ringankan Biaya Kuliah Warga Terdampak Banjir di Sumut
Ada sejumlah faktor penting yang perlu dipertimbangkan agar peluang lolos semakin besar dan tidak berakhir kecewa.
SNBP menilai siswa berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik, dengan komponen utama berupa nilai rapor dari semester awal hingga akhir.
Selain itu, rekam jejak sekolah dan konsistensi nilai juga menjadi perhatian.
Artinya, pemilihan prodi harus realistis dan sesuai dengan kekuatan akademik masing-masing siswa.
Baca Juga: Beasiswa KOICA 2026 Resmi Dibuka, Peluang Emas Kuliah S2 Gratis di Korea Selatan, Buruan Cek!
Banyak siswa keliru karena mengira SNBP hanya soal nilai tinggi, padahal persaingan di setiap prodi berbeda-beda.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengevaluasi nilai rapor secara jujur.
Perhatikan mata pelajaran yang relevan dengan prodi tujuan.
Misalnya, prodi sains dan teknologi akan menitikberatkan nilai Matematika, Fisika, Kimia, atau Biologi, sedangkan prodi sosial-humaniora lebih melihat nilai Bahasa, Ekonomi, dan Sejarah.
Baca Juga: Sinyal Positif dari Pemkot Tangerang: Guru PAUD Bakal Dapat Beasiswa Kuliah!
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memaksakan diri memilih prodi favorit meski nilai rapor tidak mendukung.
Strategi penting berikutnya adalah membandingkan daya tampung dan jumlah peminat prodi di PTN tujuan.
Prodi dengan daya tampung kecil dan peminat tinggi tentu memiliki tingkat persaingan ketat.
Siswa disarankan tidak hanya fokus pada PTN favorit, tetapi juga mempertimbangkan prodi sejenis di PTN lain dengan persaingan lebih rasional.
Baca Juga: Selamat! Namamu Ada di Pengumuman KIP Kuliah 2025 Jalur SNBP & SNBT, Klik Link Berikut Ini
Strategi ini sering diabaikan, padahal sangat menentukan peluang lolos.
SNBP memberikan kesempatan memilih lebih dari satu prodi.
Kombinasi pilihan ini harus disusun dengan matang, misalnya satu prodi dengan persaingan tinggi dan satu prodi yang lebih aman.
Hindari memilih dua prodi “favorit ekstrem” sekaligus jika nilai rapor berada di batas aman.
Banyak siswa gagal karena terlalu optimistis tanpa perhitungan matang.
Reputasi dan konsistensi prestasi sekolah juga menjadi faktor penilaian.
Jika sekolah memiliki riwayat siswa lolos di prodi tertentu, peluang akan relatif lebih baik.
Informasi ini bisa ditanyakan kepada guru BK atau pihak sekolah.
Baca Juga: Sri Mulyani Bantah Isu Pemangkasan KIP Kuliah 2025: Tidak Dilakukan Pengurangan!
Mengabaikan faktor ini termasuk kesalahan strategi yang sering tidak disadari siswa.
Prodi yang sedang populer biasanya diburu banyak pendaftar.
Memilih prodi hanya karena tren atau pengaruh teman bisa menjadi bumerang.
Pilih prodi yang benar-benar sesuai minat, kemampuan, dan peluang.
Baca Juga: Simak! Ini Deretan PTN yang Menaikkan Uang Kuliah Tunggal 2024, Ada UI dan UGM
Cara memilih prodi SNBP tidak sekadar soal minat, tetapi juga strategi.
Memahami nilai rapor, persaingan prodi, daya tampung, serta rekam jejak sekolah menjadi kunci utama agar peluang lolos semakin besar.
Dengan perhitungan matang dan pilihan realistis, SNBP bisa menjadi jalur aman menuju PTN impian, tanpa harus mengulang kegagalan yang dialami banyak siswa setiap tahun.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








