Banten

Tren Baru! Gaya Hidup Audio-First Jadi Pilihan Generasi Digital

Moehamad Dheny Permana | 29 Juni 2025, 21:02 WIB
Tren Baru! Gaya Hidup Audio-First Jadi Pilihan Generasi Digital

Akurat Banten - Gaya hidup audio-first menjadi tren yang semakin populer di kalangan generasi digital, ditandai dengan meningkatnya penggunaan podcast, audiobook, dan asisten suara dalam aktivitas harian.

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa lebih dari 35% pengguna internet di Indonesia telah menjadi pendengar aktif podcast pada 2024.

Konten berbasis audio kini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga dimanfaatkan untuk pembelajaran, pengembangan diri, hingga konsumsi berita harian.

Kalangan muda, terutama Gen Z dan milenial, menjadi pengguna terbanyak karena dinilai praktis dan memungkinkan multitasking.

Dengan format audio, aktivitas seperti olahraga, menyetir, atau bekerja dapat dilakukan sembari tetap mendapatkan informasi atau hiburan.

Platform seperti Spotify, Noice, dan Audible mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah pengguna serta durasi dengar dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga: Transjakarta Bongkar Halte BNN Temporer: Antisipasi Bahaya dan Dukung Integrasi LRT Jabodebek

Perangkat penunjang seperti earphone nirkabel, smart speaker, dan ponsel dengan fitur asisten suara turut mendorong pertumbuhan gaya hidup ini.

Tren audio-first juga sejalan dengan pergeseran pola konsumsi media dari visual ke format yang lebih fleksibel dan minim distraksi layar.

Kenyamanan dan efisiensi menjadi alasan utama gaya hidup ini semakin diminati di tengah kesibukan masyarakat modern.

Konsumen cenderung memilih konten yang bisa diakses kapan saja tanpa perlu menatap layar secara terus-menerus.

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan turut memperkuat penggunaan asisten suara dalam keseharian, dari mengatur jadwal hingga mencari informasi instan.

Baca Juga: Air Mata Negeri Para Syuhada: Iran Gelar Pemakaman Kenegaraan Usai Konflik Mematikan dengan Israel

Meski begitu, pakar mengingatkan pentingnya tetap menjaga keseimbangan agar budaya membaca tidak tergantikan sepenuhnya oleh konten audio.

Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup yang semakin digital dan serba cepat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.