Tolong! Kemarau Panjang, 12 Desa di Pandeglang Belum Dapat Air Bersih

AKURAT BANTEN - Sebanyak 21.174 jiwa dari 20.639 Kepala Keluarga (KK) di 99 desa, 26 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, mengalami krisis air bersih di sepanjang musim kemarau.
Dari 26 kecamatan yang terdampak bencana kekeringan ini, di antaranya Cadasari, Sukaresmi, Cikeusik, Mandalawangi, Patia, Sobang, Angsana, Karangtanjung, Panimbang, Banjar, Picung, Sindangresmi, Cibitung, Pagelaran, Pandeglang, Saketi, Bojong, Majasari, Munjul, Cigeulis, Kaduhejo, Cibaliung, Mekarjaya, Koroncong, Labuan, dan Kecamatan Cisata.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, bahwa dari 99 desa terdapat 12 desa yang belum mendapatkan pasokan air bersih.
Baca juga: Sungai Ciujung Mengalami Kekeringan Ekstrim Warga Parung Kesulitan Air Bersih
"Penyebabnya. Karena banyaknya desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih. Sementara, armada kita terbatas," kata Rian, Senin (2/10/2023).
Menurutnya, dalam satu hari, belum tentu semua usulan permohonan air bersih ini dapat tercover. Terlebih, desa yang terdampak bencana kekeringan semakin bertambah.
“Selama satu hari penuh, kami hanya mampu mendistribusikan air bersih di lima lokasi. Sedangkan, usulan setiap harinya sebanyak 10 pemohon di beberapa desa," ungkapnya.
Baca juga: G30S PKI Seperti sebuah LAKON, Berisi Cerita Panggung Politik Indonesia Era Orde Lama
Untuk memenuhi pemohon, kata Rian, terkadang pihaknya kerap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait.
Tujuannya, agar beberapa pihak, baik dari swasta, organisasi atau lembaga dan Pemprov Banten ikut membantu untuk mengirimkan pasokan air bersih.
"Selama ini kita mendapatkan bantuan pendistribusian air bersih terhadap warga, dari pihak swasta, organisasi atau lembaga, serta dari Pemprov Banten juga ikut membantu,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan






