Sengkarut Ratusan Bantuan CBP di Kantor Desa, Kacab Bulog Sebut Tanggungjawab Transporter

AKURAT BANTEN - Sengkarut tumpukan ratusan karung bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) di kantor desa di Kabupaten Lebak, Banten, mengagetkan berbagai kalangan.
Sejumlah Kepala Desa yang menerima bantuan tidak berani menyalurkan bantuan CBP tersebut, lantaran belum mengetahui mekanisme penyaluran dan takut dipersalahkan dan menjadi persoalan.
Keberadaan CBP yang belum disalurkan ke penerima manfaat, juga dikeluhkan para Kepala Desa lantaran harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menjaga.
Baca Juga: Berkemah di Luar JIS, Demi Kumpul Akbar Bersama Pendukung AMIN
Seperti yang terjadi di Desa Harjawana, Kecamatan Bojongmanik, dan Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Rabu (7/2/2024).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Cabang Bulog Lebak - Pandeglang Umar Said mengatakan, kondisi bantuan CBP yang didistribusikan sampai ke titik bagi adalah tanggung jawab penuh Transporter PT. Yasa Artha Trimanunggal.
"Itu sudah jadi tangung jawab transporter, kalau barang (beras) sudah keluar gudang. Kami hanya memastikan kondisi beras dari gudang ini ke truk transporter,” katanya, Jumat (9/2/2024).
Menurut Umar, penyaluran bansos CBP saat ini memang mengalami penundaan.
Penundaan dilakukan karena memasuki massa tenang pada 8 Februari hingga 14 Februari 2024 saat pencoblosan Pemilu 2024.
“Ditunda, karena massa tenang Pemilu. Penyaluran bantuan akan dilakukan setelah pemungutan suara selesai 14 Februari 2024 nanti,” ungkapnya.
Baca Juga: Ade Sumardi Caleg DPRD Banten 2024 Lakukan Safari Politik dari Gang ke Gang
Meski begitu kata Umar, pihaknya sudah memberikan teguran ke transporter terkait menumpuknya beras bansos yang terjadi di sejumlah kantor desa di Kabupaten Lebak.
"Kami akan mengevaluasi pihak transporter, bila ada keluhan soal pendistribusian bantuan CBP ini," tegas Umar.
Kabar beredar ratusan karung beras bantuan CBP tersebut kembali diangkut dan dibawa ke gudang Bulog Lebak-Pandeglang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!







