Bank Sampah Gantari Ciledug Masifkan Pengolahan Sampah Rumah Tangga

AKURAT BANTEN - Bank Sampah Gantari, Ciledug, Kota Tanerang, tengah menggencarkan pengelolaan sampah rumah tangga.
Bank Sampah Gantari dikelola warga RT02/06, Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug.
Ketua Bank Sampah Gantari, Warto Pambudi menyebutkan, bank sampah yang berdiri sejak 27 Maret 2022 lalu itu, beranggotakan hanya lima orang.
Baca Juga: Diklatda HIPMI JAYA 2023, Kuatkan Sinergitas Pengusaha Muda Menuju Indonesia Emas 2045
"Seiring waktu berjalan, alhamdulillah saat ini anggota kita ada sekitar 159 nasabah. Dengan sederet aktivitas lingkungan, salah satunya penimbangan sampah yang digelar setiap Minggu, pukul 09.00 - 15.00 WIB,” ujar Warto, Sabtu (28/10/2023).
Warto menyebutkan, Bank Sampah Gantari berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki arti bersinar itu disambut positif oleh warga setempat.
Dengan adanya bank sampah itu, warga sekitar bisa mendapatkan tambahan penghasilan dengan pengolahan sampah rumah tangga yang dipilihnya dari rumah.
“Terlebih, saat ini pasca kebakaran TPA Rawa Kucing, pengolahan sampah mandiri dari rumah adalah langkah yang perlu dimasifkan. Selain sebagai langkah menjaga lingkungan, juga mencegah terjadinya kebakaran dengan banyak kerugian,” sambungnya.
Sementara itu, Lurah Paninggilan Utara, Agus Lesmana menyambut baik dan sangat mendukung bank sampah Gantari di lingkungan RW 06.
Menurutnya, pengurangan sampah dengan pemilahan mandiri harus menjadi komitmen bersama pasca terjadinya kebakaran hebat di TPA Rawa Kucing.
Baca Juga: Ditemukan Sejumlah Gua Eksotis di Cilograng Lebak, Primadona Baru Wisata di Banten
Agus Lesmana pun berharap, khususnya warga di wilayah paninggilan Utara bisa memilah dan memilih sampah sehingga bisa menjadi anggota Bank sampah di sekitarnya.
"Saya berharap bank sampah ini bisa semakin maju dan menjadi contoh tentang pengelolaan bank sampah,” harapnya.
Terlebih, kata Agus, bank sampah ini bisa menjadi contoh dan semangat yang terus dikobarkan ke lingkungan sekitar, mengurangi tumpukan sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing.
"Karena memang, dengan pengolahan sampah di bank sampah juga bisa menghadirkan pendapatan,” imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!




