Banten

Miris! 20 Orang Korban Guru Ngaji Cabul Ciledug Tangerang, Semua Warga Sekitar

Saeful Anwar | 31 Januari 2025, 22:01 WIB
Miris! 20 Orang Korban Guru Ngaji Cabul Ciledug Tangerang, Semua Warga Sekitar

 

AKURAT BANTEN-Sungguh miris sekali 20 orang korban cabul Wahyudin (40) guru ngaji di Sudimara, Ciledug Kota Tangerang adalah warga sekitar dilingkungan perumahan dan rata-rata muridnya sendiri.

Dilansir dari laman detiknews, Polisi terus mengungkap korban Wahyudin (40) guru ngaji cabul di Sudimara, Ciledug, Kota Tangerang, yang mencapai 20 orang adalah warga sekitar.

"Dari keterangan yang kita ambil, 20 orang itu rata-rata merupakan muridnya semua. Kebanyakan memang warga dari sekitar, tapi statusnya adalah murid," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Baca Juga: Kebakaran 13 Gudang di Dadap Tangerang, Operasional Bandara Soetta Tak Terganggu

Wira mengatakan salah satunya untuk memeriksa kejiwaan Wahyudin. Apakah dia mengidap gangguan kejiwaan pedofilia atau tidak, Polisi terus lakukan pendalaman.

"Kemudian Tersangka termasuk pedofil, tentunya kami akan periksakan secara psikologis. Kami akan menggandeng maupun psikologi forensik nantinya kami akan libatkan," jelasnya.

"Sehingga akan kita teliti, termasuk akan kita kaji secara mendalam tadi. Nanti yang melakukan analisis adalah psikolog atau psikiater," lanjutnya.

Baca Juga: Kondisi Terkini Setelah Issue Mencuat, Kabar Acil Bimbo Meninggal Dunia

Sebelumnya, polisi mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan Wahyudin (40), guru ngaji cabul di Sudimara, Ciledug, Kota Tangerang. Wahyudin ternyata telah mencabuli puluhan anak.

 

20 Orang Dilakukan Dirumah Sendiri

"Korban sudah mencapai 20 orang," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Baca Juga: Desersi Berujung Maut: Oknum TNI AD Diduga Bunuh Pacar di Kontrakan Pondok Aren Tangsel

Wira mengatakan tersangka Wahyudin sudah bertahun-tahun melakukan aksi cabul tersebut. Pencabulan ini dilakukan di rumahnya sendiri di Sudimara, Kecamatan Ciledug.

"Tersangka W alias I, berdasarkan keterangan yang ada, telah melakukan perbuatan pencabulan ini mulai tahun 2017 sampai 2024," ujar Wira.

"Seluruh kejadian tersebut dilakukan di rumah Tersangka W alias I," sambungnya.

Wahyudin guru ngaji cabuli 20 orang warga sekitar tersebut, ditangkap oleh tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, pada Rabu (29/1) di tempat persembunyiannya di Serang, Banten (**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman