Tahapan Buka Puasa Ala Rasulullah SAW, Segerakan Berbuka Hingga Makan Kurma!

AKURAT BANTEN - Buka puasa merupakan salah satu nikmat yang dirasakan oleh seorang Muslim yang berpuasa di bulan Ramadhan.
Buka puasa, tentu bukan hanya sekedar membatalkan puasa, tetapi ada tahapan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW terkait adab saat buka puasa.
Lantas bagaimana, tahapan buka puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Simak ulasan berikut.
Tahapan Buka Puasa Ala Rasulullah
Mengutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama, berikut merupakan tahapan buka puasa ala Rasulullah SAW.
Menyegerakan untuk Berbuka
Tahapan yang pertama yaitu Rasulullah SAW menganjurkan untuk segera berbuka puasa jika yakin bahwa waktu buka puasa telah tiba. Hal tersebut ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW yang artinya:
“Manusia akan selalu berada di dalam kebaikan selama mereka mempercepat berbuka puasa.”
Membaca Basmalah
Sebagaimana adab makan dan minum, buka puasa juga harus diawali dengan membaca basmalah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:
“Ketika salah satu dari kalian akan makan, hendaklah ia menyebut nama Allah Ta’ala. Dan jika ia lupa menyebut nama Allah ta’ala di awal, maka ucapakan: Bismillahi awwalahu wa aakhirohu.”
Berbuka Dengan Kurma dan Air Putih
Sunah Rasulullah SAW dianjurkan ketika buka puasa dengan tiga atau lebih biji kurma. Akan tetapi jika tidak ada kurma maka bisa diganti dengan air putih. Hal ini dijelaskan sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Apabila kamu inginberbuka, hendaklah berbuka dengan kurma. Jika tidak ada , berbukalah dengan air putih karena ia suci.”
Baca Juga: 5 Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia, Penuh Makna dan Suka Cita!
Membaca doa buka puasa
Ketika waktu buka puasa tiba, maka hendaklah berdoa terlebih dahulu sebelum menyantap makanan buka puasa. Berikut merupakan beberapa hadis dan riwayat yang disusun para ulama dalam beberapa kitab.
Allahumma laka shumtu, wa’ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa’alaika tawakaltu, dzahabadzh dzhama-a. wabtalatil-uruqu, wa tsabatal arju, insyaallahu ta’ala. Ya wasi’al-fadhli, ighfirli, alhamdulillahilladzi a’anani (hadani) fashumtu, wa razaqani fa-afthartu.”
Artinya: “Ya Allah kepadamu aku berpuasa, atas rezekimu aku berbuka, kepadamu aku beriman, kepadamu aku berserah diri. Telah hilang dahaga dan telah basah tenggorokan, semoga tetaplah pahala puasa, insyaAllah. Wahai yang Maha Luas Anugerahnya, berikanlah ampunanbagiku. Segala puji bagi Allah yang telah menolongku sehingga aku berpuasa dan telah memberikan rezeki kepadaku sehingga aku bisa berbuka.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 2TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 3Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 4Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 5Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 6Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 713 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 8Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 9Chelsea Bikin MU Makin Merana, Setan Merah Terancam Terjerumus ke Jurang Degradasi!
- 10MU Kembali Hancur! Martinez Kartu Merah, Chelsea Menang 2-0 dan Bikin Carrick Makin Tertekan








