Banten

Siap-siap Bulan Rajab 1447 H Segera Tiba, Ini Daftar Puasa dan Doa Mustajab yang Wajib Diketahui.

Andi Syafriadi | 20 Desember 2025, 08:35 WIB
Siap-siap Bulan Rajab 1447 H Segera Tiba, Ini Daftar Puasa dan Doa Mustajab yang Wajib Diketahui.

AKURAT BANTEN – Umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, akan segera memasuki salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam kalender Hijriah, yaitu bulan Rajab.

Berdasarkan perhitungan kalender Islam global, 1 Rajab 1447 Hijriah diprediksi akan jatuh pada hari Minggu, 21 Desember 2025.

Kedatangan bulan ini menjadi penanda penting bahwa bulan suci Ramadhan sudah semakin dekat, tepatnya sekitar dua bulan lagi.

Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum atau bulan haram bulan yang disucikan.

Baca Juga: Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan, Bolehkah? Ini Penjelasan Hukum dan Keutamaannya

Dalam tradisi Islam, bulan ini memiliki kedudukan istimewa di mana umat Muslim dilarang melakukan kezaliman dan sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal kebajikan.

Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 36, bulan-bulan haram adalah waktu yang tepat untuk mempertebal keimanan.

Menyambut bulan mulia ini, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang sangat populer di kalangan umat Muslim.

Doa ini berisi permohonan keberkahan agar kita diberikan umur yang panjang dan kesehatan untuk sampai ke bulan Ramadhan.

Baca Juga: Selama Ini Salah? Ini Niat Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2025 Lengkap dengan Jadwal dan Tata Caranya yang Benar

“Allâhumma bârik lanâ fî rajabin wa sya'bâna wa ballighnâ syahra ramadhâna...”

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan bulan Sya'ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.”

Selain doa tersebut, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar.

Memohon ampunan di bulan Rajab dipercaya sebagai bentuk pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs) sebelum memasuki bulan Sya’ban (bulan pengabdian) dan Ramadhan (bulan panen pahala).

Baca Juga: Jangan Panik! Ini yang Harus Anda Lakukan Kalau Lupa Niat Puasa Qadha

Salah satu amalan yang paling ditekankan di bulan Rajab adalah puasa sunnah.

Meskipun tidak ada jumlah hari yang ditentukan secara kaku, para ulama menganjurkan umat Muslim untuk melaksanakan puasa sunnah seperti Puasa Senin-Kamis atau Puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah).

Menjalankan puasa di bulan Rajab bukan hanya soal menahan lapar dan haus, melainkan juga melatih disiplin diri dan meningkatkan kepekaan sosial.

Bagi para mahasiswa atau pekerja, momen ini bisa menjadi sarana untuk menenangkan pikiran di tengah kesibukan rutinitas harian.

Baca Juga: Puasa Muharram Jaminan Kaya Setahun Penuh? Coba Baca Fakta Ini Dulu!

Selain puasa, amalan lain yang bisa dilakukan antara lain:

1. Memperbanyak Dzikir dan Shalawat: Mengingat Allah di setiap waktu agar hati menjadi tenang.

 

2. Membaca Al-Qur'an: Memperbaiki interaksi dengan kitab suci sebagai persiapan tadarus di bulan Ramadhan.

 

3. Bersedekah: Memberikan sebagian rezeki kepada yang membutuhkan sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Baca Juga: Mengawali Tahun Hijriah dengan Berkah: Keistimewaan 1 Muharram dan Jadwal Puasa Asyura

Bulan Rajab juga menyimpan peristiwa sejarah besar, yakni Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya ibadah shalat lima waktu sebagai tiang agama.

Bagi masyarakat umum, kehadiran 1 Rajab 1447 H pada akhir Desember 2025 ini merupakan momen refleksi yang tepat.

Di tengah euforia pergantian tahun masehi, umat Islam diingatkan untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai spiritual.

Baca Juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Tanggal 13, 14 dan 15, Puasa Ayyamul Bidh untuk Minta Lunas Utang?

Menjadikan bulan Rajab sebagai wadah untuk memperbaiki hubungan dengan Allah (Hablun Minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (Hablun Minannas).

Mari kita manfaatkan momentum 21 Desember 2025 nanti sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas ibadah kita, sehingga kita benar-benar siap secara lahir dan batin saat dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.