Banten

Bolehkah Mandi Wajib Setelah Imsak? Simak Penjelasannya agar Puasa tetap Sah

Saiful Anwar | 18 Maret 2024, 10:23 WIB
Bolehkah Mandi Wajib Setelah Imsak? Simak Penjelasannya agar Puasa tetap Sah

AKURAT BANTEN - Hukum mandi wajib setelah imsak masih menjadi banyak pertanyan. Apakah membatalkan puasa atau tidak.

Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar dari tubuh. Contoh hadas besar seperti haid, atau seseorang yang telah selesai melakukan aktivitas junub.

Baca Juga: Catat! Ini Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha, Pahami dan Praktikan

Melansir dari berbagai sumber, berikut hukum mandi wajib setelah imsak.

Bolehkan Mandi Wajib Setelah Imsak?

Orang muslim berpuasa dimulai sejak terbit fajar di timur hingga datangnya maghrib. Artinya sejak adzan subuh, orang yang berpuasa harus menahan lapar, haus, dan hawa nafsu.

Syarat sah berpuasa salah satunya harus suci atau tidak berhadas. Namun, tak jarang juga orang dalam keadaan hadas melewatkan mandi wajib sampai waktu imsak.

Menurut pendapat ulama, orang yang masih junub setelah waktu imsak, maka puasanya tetap sah. 

Baca Juga: Benarkah Menangis dapat Membatalkan Puasa? Simak Penjelasannya agar Puasamu tetap Sah

Hal ini merujuk pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. 

"Dari Aisyah ra. dan Ummu Salamah ra. Nabi Muhammada saw. pernah pagi hari dalam kondisi junub karena jimak, kemudian beliau mandi dan terus berpuasa."

Hal yang membatalkan puasa adalah menyengaja melakukan hubungan suami istri di siang hari sampai mengeluarkan sperma dan air mani.

Namun, untuk berhati-hati, sebaiknya segera lakukan mandi junub sebelum waktu imsak tiba supaya puasa leih afdhol.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.