Banten

Blunder Fatal Kylian Mbappe: Guyonan soal Mao Zedong Berbuntut Panjang, Sponsor Cabut hingga Siaran LaLiga Diblokir!

Abdurahman | 28 Oktober 2026, 22:12 WIB
Blunder Fatal Kylian Mbappe: Guyonan soal Mao Zedong Berbuntut Panjang, Sponsor Cabut hingga Siaran LaLiga Diblokir!
Kylian Mbappe

AKURAT BANTEN-Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, tengah berada dalam pusaran badai krisis reputasi terbesar dalam kariernya. Hanya karena sebuah lelucon, kontrak sponsor miliaran rupiah melayang dan siaran Liga Spanyol terancam di Tiongkok.

Ucapkan sebuah lelucon, tanggung akibatnya secara global. Peribahasa pahit inilah yang sedang dikecap oleh megabintang Real Madrid, Kylian Mbappe.

Gara-gara melontarkan komentar kontroversial yang menyeret nama mantan pemimpin besar Tiongkok, Mao Zedong, dampaknya kini merembet luar biasa cepat—mengancam pundi-pundi kekayaan sang penyerang hingga mengguncang bisnis raksasa LaLiga.

Baca Juga: Tragis! Mahasiswi 18 Tahun Tewas Terlindas Truk di Brebes, Bermula Saat Salip dari Kiri, Begini Kronologi Lengkapnya

Awal Mula Petaka: Program 'The Bridges'

Semua prahara ini bermula ketika Mbappe tampil dalam program bincang-bincang The Bridges yang dipandu oleh rekan setimnya di Timnas Prancis, Aurelien Tchouameni.

Dalam sesi tersebut, Mbappe ditanya mengenai sebuah meme populer yang kerap ia gunakan. Tanpa pikir panjang, Mbappe menunjuk salah satu meme yang menampilkan sosok Mao Zedong dan menyebutnya sebagai seorang diktaktor.

Meskipun bagi sebagian orang di barat hal tersebut mungkin dianggap angin lalu, reaksi dari publik Tiongkok bergerak bagaikan tsunami.

Tak butuh waktu lama bagi gelombang kemarahan publik Tiongkok untuk menghantam jalur bisnis sang pemain.

Pemerintah Tiongkok melalui stasiun televisi nasional CCTV langsung mengambil sikap tegas dengan menangguhkan total seluruh liputan pertandingan LaLiga yang melibatkan Mbappe, serta menarik bersih semua iklan komersial yang menampilkan wajah sang bintang.

Perwakilan China Media Group bahkan mengeluarkan pernyataan bernada ultimatum:

Kami akan mendengarkan kata-katanya, tetapi akan mengamati tindakannya dengan lebih cermat. Kami mendesak Mbappe, Real Madrid, dan LaLiga untuk belajar dari insiden ini.

Baca Juga: Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari

Sanksi Komersial: Sponsor Rontok Satu Persatu

Dampak ekonomi dari ucapan ceroboh ini langsung terlihat nyata dalam hitungan hari.

Sejumlah merek raksasa asal Tiongkok tidak tinggal diam dan buru-buru memutuskan hubungan kerja sama:

  • Dongpeng (Merek Minuman) resmi mengakhiri kemitraan.

  • Mengniu (Produk Susu) memutus kontrak sponsor.

  • Milkground (Perusahaan Keju) ikut mencoret Mbappe dari daftar duta merek mereka.

Bahkan merek fesyen mewah global seperti Dior dan jenama olahraga On langsung bertindak taktis dengan menghapus seluruh materi promosi berbahasa Mandarin yang menampilkan wajah Mbappe demi meredam amarah pasar Asia.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok melalui juru bicaranya, Guo Jiakun, menegaskan bahwa kata-kata atau tindakan apa pun yang melukai perasaan rakyat Tiongkok pasti akan mendapati penentangan keras dari seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Nyaris Lumpuhkan Sudirman: 5 Tuntutan Menggelegar, Langkah Menuju Bundaran HI Ditahan Dua Lapis Aparat

Permintaan Maaf Terbuka dan Sikap Tegas LaLiga

Menyadari situasi kian tak terkendali dan berpotensi menghancurkan citra globalnya, Mbappe akhirnya melangkah turun tangan.

Lewat akun media sosial X (dulu Twitter), penyerang lincah itu merilis permintaan maaf resmi menggunakan tiga bahasa sekaligus: Mandarin, Prancis, dan Inggris.

“Saya sangat menghormati rakyat Tiongkok dan sejarah mereka, dan saya dengan tulus meminta maaf atas komentar yang tidak tepat tersebut,” tulis Mbappe.

Pihak LaLiga pun tidak tinggal diam. Otoritas Liga Spanyol tersebut mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan penyesalan mendalam atas luka yang ditimbulkan bagi jutaan penggemar setia mereka di Tiongkok, sekaligus menegaskan bahwa pandangan personal Mbappe sama sekali tidak mencerminkan sikap resmi dari LaLiga(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman