Banten

Sebelum Tangani Timnas Indonesia, John Herdman Sempat Gagal Bersinar di Toronto FC

Aullia Rachma Puteri | 10 Januari 2026, 15:16 WIB
Sebelum Tangani Timnas Indonesia, John Herdman Sempat Gagal Bersinar di Toronto FC

AKURAT BANTEN - Nama John Herdman kini resmi masuk dalam peta besar sepak bola Indonesia setelah ditunjuk sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia.

Namun, sebelum menerima tantangan besar bersama skuad Garuda, Herdman lebih dulu melewati fase yang tidak mudah dalam kariernya saat melatih Toronto FC di kompetisi Major League Soccer (MLS).

Herdman ditunjuk sebagai pelatih Toronto FC pada Oktober 2023.

Penunjukan ini cukup mengejutkan karena ia sebelumnya dikenal sebagai pelatih spesialis tim nasional, bukan klub.

Baca Juga: PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri Usai Kegagalan Timnas U-23 di SEA Games 2025

Pengalamannya membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 membuat ekspektasi publik Toronto FC cukup tinggi.

Sayangnya, hasil di lapangan tidak sepenuhnya sejalan dengan harapan.

Selama menukangi Toronto FC, Herdman kesulitan membawa tim tampil konsisten.

Klub asal Kanada itu kerap terpuruk di papan bawah klasemen Wilayah Timur MLS dan gagal bersaing dalam perebutan tiket playoff.

Baca Juga: Tak Hanya Patrick Kluivert, PSSI Ternyata juga Pecat Gerald Vanenburg hingga Frank Van Kempen

Dalam satu musim penuh, Toronto FC mencatatkan jumlah kekalahan yang cukup dominan dibandingkan kemenangan.

Meski sempat menunjukkan perlawanan di beberapa turnamen nonliga, performa keseluruhan dinilai belum mampu mengangkat prestasi klub secara signifikan.

Kondisi ini membuat posisi Herdman mulai dipertanyakan.

Tekanan dari manajemen dan pendukung pun meningkat seiring hasil buruk yang terus berulang.

Baca Juga: TOK! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Garuda ke Piala Dunia 2026

Hingga akhirnya, pada akhir 2024, Herdman memutuskan berpisah dengan Toronto FC, mengakhiri petualangan singkatnya di level klub.

Meski dinilai mengecewakan di Toronto FC, catatan tersebut tidak serta-merta menghapus reputasi Herdman di level internasional.

Ia tetap dikenal sebagai pelatih yang piawai membangun fondasi tim, terutama dalam proyek jangka menengah dan panjang bersama tim nasional.

Hal inilah yang kemudian menarik perhatian PSSI.

Baca Juga: PSSI Pecat Satoru Mochizuki Bukan Cuma Kasus Timnas Putri Gagal Lolos Piala Asia 2026?

Pengalaman Herdman menangani Kanada, baik tim putra maupun putri, dianggap relevan dengan kondisi Timnas Indonesia yang tengah berbenah dan membutuhkan struktur permainan serta mentalitas kompetitif.

Bagi Herdman, kegagalan di Toronto FC bisa menjadi pelajaran berharga sebelum memulai petualangan barunya di Asia Tenggara.

Tantangan melatih tim nasional tentu berbeda dengan klub, terutama dalam hal manajemen pemain dan pembentukan karakter tim.

Kini, publik sepak bola Indonesia menanti pembuktian Herdman bersama Timnas Indonesia.

Baca Juga: Shin Tae Yong Dipecat, PSSI Bayar Kompensasi Pesangon Puluhan Miliar

Apakah pengalaman pahit di MLS justru menjadi bekal berharga, atau sebaliknya menjadi tanda tanya besar, akan terjawab dalam laga-laga internasional mendatang.

Satu hal yang pasti, kedatangan John Herdman membawa cerita baru bagi Timnas Indonesia penuh harapan, sekaligus tantangan.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.