Banten

Belum Diumumkan Juga, Teka-Teki Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Mengarah ke John Herdman

Aullia Rachma Puteri | 3 Januari 2026, 07:33 WIB
Belum Diumumkan Juga, Teka-Teki Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Mengarah ke John Herdman

AKURAT BANTEN - Proses negosiasi antara PSSI dan John Herdman untuk menjadikan pelatih asal Inggris itu sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia masih berlangsung alot hingga awal Januari 2026.

Meski Herdman telah menjadi kandidat terkuat, federasi sepak bola Indonesia masih belum secara resmi memperkenalkan sosok yang dinanti publik Garuda ini. 

John Herdman saat ini menjadi sorotan besar karena rekam jejaknya dalam membangun tim nasional.

Ia dikenal luas setelah sukses bersama Timnas Kanada termasuk membantu mereka lolos ke Piala Dunia sehingga namanya masuk dalam daftar pendek calon pelatih Timnas Indonesia.

Baca Juga: Profil hingga Jejak Karir John Herdman, Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia yang Baru

PSSI sendiri telah melalui proses seleksi yang melibatkan lima kandidat pelatih asing, dengan Herdman dan Giovanni van Bronckhorst menjadi dua nama terkuat.

Menurut Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, negosiasi sekarang masih fokus pada pembahasan kontrak kerja, durasi, dan gaji antara kedua belah pihak.

Ia menyebutkan bahwa sampai sekarang semua pihak belum menandatangani kontrak sehingga penunjukan Herdman belum bisa diumumkan kepada publik.

Targetnya, seluruh proses kontrak diharapkan rampung paling lambat akhir Januari 2026.

Baca Juga: Jelang Pengumuman Pelatih Timnas Baru, Wacana John Herdman Picu Pro Kontra soal Pelatih Asing

Meski belum diumumkan secara resmi, sumber lain menyebut bahwa PSSI sudah mencapai kesepakatan prinsip dengan John Herdman dan tinggal menunggu langkah administratif terakhir sebelum pengumuman publik.

Federasi berharap pengumuman resmi bisa dilakukan paling lambat Januari 2026, setelah kontrak benar-benar beres.

Rencana kerja sama ini dipandang sebagai bagian dari upaya PSSI untuk membenahi performa Timnas Indonesia setelah hubungan kerja dengan pelatih sebelumnya berakhir.

Herdman direncanakan tidak hanya akan menangani tim senior, tetapi juga mengambil peran penting dalam Timnas U-23, sehingga memberikan kesinambungan dalam pembinaan pemain muda dan senior.

Baca Juga: PSSI Resmi Pecat Indra Sjafri Usai Kegagalan Timnas U-23 di SEA Games 2025

Dalam skema kontrak yang tengah dibahas, Herdman dikabarkan akan mendapatkan durasi kontrak awal dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi jika berhasil membawa Timnas Indonesia ke prestasi yang lebih tinggi, termasuk di Piala Asia 2027.

Kontrak ini memungkinkan PSSI dan Herdman membangun program jangka panjang bersama para pemain Garuda.

Namun, PSSI tetap berhati-hati dalam proses negosiasi, karena keputusan ini akan berdampak besar pada arah sepak bola Indonesia.

Selain menyangkut prestasi di lapangan, kontrak pelatih juga menyentuh hal-hal teknis seperti struktur tim, pelatihan, serta kesiapan dalam menghadapi kompetisi internasional yang padat di 2026.

Baca Juga: Timnas Voli U-18 Indonesia Kuasai Klasemen Sementara Asian Youth Games 2025

Agenda terdekat yang menjadi fokus Herdman jika segera diumumkan sebagai pelatih antara lain adalah FIFA Series pada Maret 2026, periode FIFA Matchday di Juni, serta turnamen besar seperti Piala AFF 2026 dan persiapan menuju Piala Asia 2027.

Tantangan ini menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menguji strategi dan membangun chemistry bersama skuad Timnas Indonesia.

Pengumuman resmi calon pelatih baru tentu dinantikan oleh para suporter, pemain, dan pelaku sepak bola Indonesia, karena keberhasilan Herdman di Timnas Kanada memberikan harapan besar bahwa ia mampu mengangkat prestasi Garuda.

Hingga detik ini, publik masih menunggu kabar terbaik dari PSSI setelah proses negosiasi yang panjang itu selesai.

Baca Juga: Angin Segar untuk Atlet Muda! Erick Thohir Kucurkan Tambahan Dana Rp22 Miliar untuk Timnas Indonesia

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.