Banten

Kejutan Besar di Balik Tribun: Patrick Kluivert 'Sinyalkan' Kedatangan Calon Pemain Termahal Timnas Indonesia

Saeful Anwar | 25 April 2025, 15:44 WIB
Kejutan Besar di Balik Tribun: Patrick Kluivert 'Sinyalkan' Kedatangan Calon Pemain Termahal Timnas Indonesia

 

AKURAT BANTEN-Kabar angin segar berhembus kencang di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Kejutan besar dibalik tribun, Patrick Kluivert sinyalkan kedatangan calon pemain termahal untuk Timnas Indonesia.

Sebuah potensi transfer yang bisa mengguncang peta kekuatan Timnas Indonesia kian menguat. Bagaimana tidak, nama bek tangguh Leeds United, Pascal Struijk, santer dikabarkan bakal berseragam Garuda.

Gelagat ini semakin diperkuat dengan pemandangan menarik yang tertangkap kamera pada Sabtu dini hari (19/4/2025) WIB. Pascal Struijk terlihat duduk di tribun Stadion Kassam, Oxford, markas Oxford United, menyaksikan rekan-rekannya di Leeds United bertanding.

Baca Juga: Tangis Haru dan Nilai Sempurna! Ashanty Buktikan Kecerdasan di Balik Gemerlap Dunia Hiburan

Namun, yang lebih menarik perhatian, di tribun yang sama tampak pula sosok pelatih Timnas Indonesia saat ini, tak lain adalah legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert!

Kode Tribun Oxford

Kehadiran Struijk di markas lawan, terlebih di tengah masa pemulihan cedera yang diperkirakan membuatnya absen hingga akhir musim Liga 2 Inggris 2024-2025, tentu menimbulkan tanda tanya besar. Mengapa seorang pemain yang seharusnya beristirahat justru memilih hadir di pertandingan tandang timnya?

Spekulasi pun liar. Banyak yang meyakini bahwa pertemuan Struijk dan Kluivert di tribun tersebut bukanlah kebetulan semata. Mungkinkah ada pembicaraan serius terkait potensi Struijk membela panji Merah Putih?

Baca Juga: Tragis! Praktik Oplos Gas LPG di Pondok Labu Berujung Maut, Rumah Ludes, Pelaku Terbakar

Apalagi, jauh sebelum momen ini, pada September 2024, petinggi media Belanda Voetbal Primeur, Dennie van Laar, sempat melontarkan pernyataan mengejutkan bahwa Pascal Struijk "diizinkan" bermain untuk Timnas Indonesia. Meskipun makna "diizinkan" ini masih menjadi misteri, sinyal-sinyal kini tampak semakin jelas.

Harga Selangit

Jika benar bergabung dengan Timnas Indonesia, Pascal Struijk akan langsung menyandang status pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda.

Data dari Transfermarkt per hari ini menunjukkan harga pasar pemain berusia 25 tahun itu mencapai 15 juta Euro atau setara dengan Rp285 miliar!

Baca Juga: Sri Mulyani: Stabilitas Ekonomi Global, Dana Dunia Lari dari AS ke Eropa dan Jepang

Angka fantastis ini hampir separuh dari total nilai pasar seluruh skuad Timnas Indonesia pada Maret 2025 yang hanya menyentuh angka 36,53 juta Euro (sekitar Rp634 miliar).

Bahkan, nilai pasar Struijk dua kali lipat lebih mahal dari pemain Indonesia termahal saat ini, Mees Hilgers, yang memiliki nilai pasar 7 juta Euro (sekitar Rp133,3 miliar).

Kehadiran bek tengah berkualitas seperti Struijk tentu akan menjadi amunisi berharga bagi Patrick Kluivert.

Dengan postur tinggi dan kemampuan bertahan yang solid, Struijk sangat mungkin diplot sebagai bek tengah kiri dalam formasi 3-4-3 racikan sang pelatih.

Baca Juga: Kejagung Sita Aset Tersangka Ariyanto Bakri di Kasus Suap Hakim di PN Jakarta, Terdapat 2 Kapal hingga 5 Mobil Mewah

Harapan Menggema, PSSI Bergerak?

Kabar potensi bergabungnya Pascal Struijk tentu disambut antusias oleh para suporter Timnas Indonesia.

Kehadirannya diyakini akan menambah kualitas dan kedalaman skuad Garuda, terutama di lini belakang yang selama ini menjadi perhatian.

Kini, bola ada di tangan PSSI. Mampukah federasi sepak bola Indonesia memanfaatkan momentum ini dan meyakinkan Pascal Struijk untuk memilih membela Merah Putih?

Jika berhasil, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia akan menjelma menjadi kekuatan yang lebih disegani di kancah sepak bola Asia (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman