Banten

Kondisi Vincent Kompany Masih Dipantau, Bayern Munich Utamakan Pemulihan Pelatih

Viona Sebastian Nolani | 28 Oktober 2026, 15:18 WIB
Kondisi Vincent Kompany Masih Dipantau, Bayern Munich Utamakan Pemulihan Pelatih
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany sedang dalam perawatan di rumah sakit. - fcbayern.com

AKURAT BANTEN - Direktur olahraga Bayern Munich, Max Eberl, memastikan Vincent Kompany masih menjalani pemeriksaan medis.

Hingga saat ini, klub belum menetapkan waktu pasti bagi pelatih tersebut untuk kembali bekerja.

Eberl sebelumnya mengunjungi Kompany di rumah sakit untuk mengetahui perkembangan kondisinya.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah sang pelatih tiba-tiba pingsan di pusat latihan pada akhir pekan lalu, menyusul beberapa hari mengalami infeksi virus yang menyerang kakinya.

Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Madiun: Pelaku Ber-IQ Tinggi, Lulusan Kampus Bergengsi, dan Eksekusi Korban dalam 2 Hari

Menurut Eberl, percakapan mereka tidak membahas urusan sepak bola.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan Kompany mendapatkan perawatan dan dapat pulih sepenuhnya.

“Saya mengunjungi Vinnie di rumah sakit. Kami berbicara tentang kehidupan, bukan tentang Bundesliga atau susunan pemain inti,” kata Eberl.

“Dalam keadaan saat ini, dia baik-baik saja. Dia masih menjalani pemeriksaan, tetapi saya tidak akan mengungkapkan detailnya di sini. Pertama, kita perlu menentukan kondisi pastinya, kemudian membiarkan proses pengobatan berlangsung. Ketika dia benar-benar sehat dan penuh energi, dia akan kembali.”

Baca Juga: MBG 2.0 Bukan Sekadar Menambah Penerima, BGN Kini Fokus pada Hal yang Lebih Penting

Bayern Munich masih menunggu hasil serangkaian pemeriksaan medis yang dijalani pelatih asal Belgia tersebut.

Klub juga memilih merahasiakan perkembangan kesehatannya selama tim medis berusaha memastikan penyebab gangguan yang dialaminya.

Dalam situasi ini, hasil pertandingan bukanlah prioritas utama Bayern.

Klub ingin memastikan Kompany yang kini berusia 40 tahun benar-benar pulih sebelum kembali memimpin tim.

Sementara menunggu kepulangannya, asisten pelatih Aaron Danks bersama staf kepelatihan akan menangani persiapan tim.

Bayern juga menghadapi persoalan lain yang berkaitan dengan kondisi mental wakil kapten Joshua Kimmich setelah ayahnya meninggal dunia.

Menurut laporan Frank Linkesch dari Kicker, Kimmich diperkirakan tidak tampil dalam pertandingan putaran kedua Piala Jerman melawan Magdeburg pada 27 Oktober.

Gelandang berusia 31 tahun itu berpeluang kembali bermain ketika Bayern menghadapi Borussia Dortmund dalam laga klasik Jerman atau Der Klassiker pada 31 Oktober.

Namun, keputusan tersebut akan bergantung pada kesiapan mentalnya.

Absennya Kimmich menjadi kehilangan besar bagi Bayern karena ia merupakan pemain penting di lini tengah dan sering menjadi pilihan utama dalam susunan pemain.

Meski begitu, klub tidak ingin terburu-buru memintanya kembali sebelum ia siap menghadapi pertandingan.

Bayern berupaya memberikan waktu dan ruang yang cukup bagi Kimmich untuk melewati masa sulit dalam kehidupan pribadinya.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, keberhasilan Harry Kane memenangkan Ballon d'Or sedikit menghadirkan kabar menggembirakan bagi klub.

Asisten pelatih Aaron Danks menilai situasi itu memperlihatkan bagaimana kebahagiaan dan kesedihan dapat hadir secara bersamaan dalam kehidupan.

“Anda bisa melihat berbagai ekstrem yang dibawa kehidupan,” ujar asisten pelatih Aaron Danks.

“Kegembiraan luar biasa yang dirasakan Harry kemarin, di samping momen-momen sulit yang kami alami dalam beberapa minggu terakhir. Penting untuk menyadari bahwa orang-orang adalah faktor terpenting.”

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.