Banten

Reaksi Kylian Mbappe dan Lamine Yamal Saat Harry Kane Menang Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan

Viona Sebastian Nolani | 27 Oktober 2026, 12:55 WIB
Reaksi Kylian Mbappe dan Lamine Yamal Saat Harry Kane Menang Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe. - Instagram/@k.mbappe

AKURAT BANTEN - Pengumuman Harry Kane sebagai pemenang Ballon d'Or 2026 memperlihatkan reaksi yang berbeda dari dua pesaingnya, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.

Ketika nama Kane diumumkan, kamera langsung menyorot kedua pemain tersebut.

Mbappe terlihat tetap tenang dan memberikan tepuk tangan.

Baca Juga: PSG Pertahankan Gelar Klub Terbaik Ballon d'Or 2026 Setelah Raih Lima Trofi

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kane melalui pelukan hangat.

Sebaliknya, Yamal tampak murung dan menunjukkan kekecewaan setelah gagal memenangkan penghargaan individu paling bergengsi tersebut.

Penyerang muda Spanyol itu diduga memiliki harapan besar untuk membawa pulang Ballon d'Or, terutama setelah keberhasilannya di Piala Dunia 2026.

Setelah acara penghargaan selesai, paman Yamal, Abdul, menyampaikan kritik terhadap penyelenggara yang dianggapnya lebih mengunggulkan Kane.

Baca Juga: Lamine Yamal Kembali Raih Trofi Kopa 2026, tetapi Sebut Pau Cubarsi Lebih Pantas Menang

Ia berkata: "Saya sangat sedih dan merasa kecewa. Keponakan saya luar biasa. Dia pemain terbaik di dunia. Semua orang tahu itu. Jika Anda menyukai sepak bola, Anda akan pergi ke stadion untuk menonton Lamine Yamal bermain, bukan Harry Kane."

Di sisi lain, perwakilan France Football menjelaskan bahwa persaingan antara Kane dan Mbappe berlangsung sangat ketat hingga pemungutan suara terakhir.

Ia menyampaikan: “Persaingan antara Kane dan Mbappe sangat ketat hingga pemungutan suara terakhir. Striker Inggris itu menang dengan selisih yang sangat tipis. Ini adalah selisih terdekat dalam penghargaan ini selama bertahun-tahun. Bahkan, perbedaannya lebih kecil daripada persaingan antara Rodri dan Vinicius pada tahun 2024.”

Mbappe sebenarnya juga mencatatkan musim yang luar biasa dari sisi individu.

Ia mencetak 58 gol di seluruh kompetisi bersama klub dan tim nasional.

Pemain Prancis itu juga meraih Sepatu Emas di tiga turnamen besar, yakni La Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia.

Namun, Kane memiliki catatan gol yang lebih tinggi dengan total 73 gol di seluruh kompetisi untuk klub dan tim nasional.

Ia juga membantu Bayern Munich meraih treble domestik serta membawa Inggris finis di posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Perbedaan pencapaian tersebut menjadi bagian dari persaingan ketat yang menentukan pemenang Ballon d'Or tahun ini.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.