Banten

Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi

David Amanda | 5 Oktober 2026, 15:11 WIB
Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi - Istimewa

AKURAT BANTEN - Pendopo, merek usaha Kawan Lama Group di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, resmi menggandeng heritage brand Batik Indra Loka untuk menghadirkan Saun Tara Collection Premiere.

Produk kolaborasi berupa busana siap pakai tersebut saat ini dipasarkan secara eksklusif di gerai Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

Langkah strategis ini dilakukan pasca-peringatan Hari Batik Nasional sebagai upaya kedua belah pihak dalam memperluas penetrasi pasar dan menjangkau basis konsumen lintas generasi di segmen produk berbasis budaya lokal.

Batik Indra Loka merupakan pelaku usaha batik yang telah berdiri sejak tahun 1936 dan saat ini dikelola oleh generasi ketiga. Dalam perkembangannya, lini usaha ini telah bertransformasi dari sistem produksi batik cap konvensional ke teknik cetak tangan untuk memenuhi volume permintaan pasar yang lebih besar.

Baca Juga: BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery

Head of Pendopo, Ni Luh Putu Laura Sarassita, menyatakan bahwa aspek relevansi produk menjadi faktor penentu agar sebuah karya tradisional dapat terus diterima oleh masyarakat modern.

"Yang membuat sebuah karya tetap relevan bukan hanya bagaimana karya tersebut dipertahankan, tetapi bagaimana ia terus menemukan tempat dalam kehidupan masyarakat," ujarnya.

Menurut Laura, desain yang dihadirkan dalam koleksi teranyar ini disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas harian konsumen urban saat ini.

"Melalui Saun Tara, kami ingin menghadirkan perspektif bahwa batik tidak harus ditempatkan hanya dalam konteks tradisi, tetapi juga dapat menjadi bagian yang natural dari kehidupan masyarakat hari ini," katanya.

Baca Juga: Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya

Ia menegaskan, pihak ritel akan terus berkomitmen menyediakan wadah pemasaran komersial bagi produk-produk lokal agar dapat bersaing di ekosistem industri kreatif.

"Inilah ruang yang ingin terus kami bangun di Pendopo, mempertemukan karya lokal dengan masyarakat dan membantu warisan budaya tetap hidup melalui cara-cara yang relevan," jelasnya.

Pada kolaborasi kali ini, terdapat 30 varian desain busana yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pakaian kerja harian maupun keperluan formal konsumen.

Baca Juga: Adu Bukti di MK! Subhan Palal Bongkar Dalil Gugatan, Andi Azwan Beri Jawaban soal Ijazah Gibran, Ini yang Kini Dipersoalkan

Owner Batik Indra Loka, Lie Kok Tie, menjelaskan bahwa rancangan pada koleksi ini mempertahankan motif khas perusahaan namun diaplikasikan pada potongan pakaian yang lebih kasual.

"Melalui Saun Tara, kami ingin membawa batik lebih dekat dengan keseharian, tanpa menghilangkan karakter yang menjadi bagian dari perjalanan Batik Indra Loka," ungkapnya.

Pihaknya menargetkan produk ini dapat diserap oleh ceruk pasar yang lebih luas, termasuk kelompok konsumen muda.

Baca Juga: Rocky Gerung Resmi Masuk Lingkaran Prabowo, Ternyata Segini Gaji dan Tugas Barunya

"Kami berharap koleksi ini dapat menemukan tempatnya di berbagai momen dan lintas generasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Lie Kok Tie menilai kemitraan dengan jaringan ritel modern seperti Pendopo menjadi instrumen penting bagi keberlanjutan operasional usaha warisan keluarganya di masa depan.

"Kehadiran Saun Tara di Pendopo juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan karya ini kepada lebih banyak orang dan melanjutkan perjalanan Batik Indra Loka bersama generasi berikutnya," pungkasnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.